BATAM TERKINI

Pengelola Parkir Keluhkan Aturan Drop Off 15 Menit, Ini Deretan Kerugian yang Mereka Alami

Dinas Perhubungan Kota Batam mengundang pengelola parkir khusus membahas Perda Nomor 3 Nomor 18 tentang parkir dan retribusi parkir.

Pengelola Parkir Keluhkan Aturan Drop Off 15 Menit, Ini Deretan Kerugian yang Mereka Alami
ISTIMEWA
Aparat Polda Kepri melakukan OTT terhadap 4 pengelola parkir di dua mal yang diduga melakukan pelanggaran Perda parkir tentang drop off 

Karena perda sudah disahkan maka memang harus dijalankan.

Dampaknya ini jadi bahan masukkan ke Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk mempertimbangkan merevisi aturan itu. Apalagi niat dari Pemko Batam sebenarnya tidak untuk mematikan usaha.

"Jadi jangan heran kalau nanti masuk mal ada penyesuaiannya," katanya.

Sementara itu, kata Alex, jika pengelola parkir khusus ingin mengubah waktu harus melalui dengan DPRD kota Batam. Namun kalau merubah tarif melalui Wali Kota Batam bisa dilakukan. Negoisasi ini telah didiskusikan terhadap bagian hukum Dishub Kota Batam.

"Jadi mungkin perubahan yang terjadi itu adalah dalam 15 menit keluar masuk sekian rupiah. Mungkin 30 persen dari harga atau 50 persen lebih murah," katanya.

Pengelola juga sempat membantah pernah mengikuti pembahasan dan turut menyetujui Perda Nomor 3 Tahun 2018 di tim pansus parkir DPRD kota Batam. Dengan alasan kemungkinan di-handle oleh tim yang berbeda.

Menanggapi hal tersbut, Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dishub Kota Batam, Edward Purba menegaskan, Pemko Batam membuat perda sesuai dengan aturannya.

Banyak pertimbangan akademis, melihat daerah lain sebagai pertimbangan dan pasti mengundang seluruh pihak yang bersangkutan. Bukan hanya satu pihak saja.

"Seharusnya lebih kuranh 3 sampai 6 bulan ada spare waktu kita berikan kepada pengelola parkir untuk membuat usulan atau keberatan. Sampai pada pengesahan perda itu tidak ada. Berarti kita anggap teman-teman pengelola parkir setuju dan mampu," kata Edward.

Yang jelas, kata Edward, pengelola parkir pasti diundang dan turut membahas. Tanyakan siapa yang menghadiri pansus tersebut.

"Yang penting mereka melaksanakan," katanya. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved