TAHUN BARU 2019

Indonesia Masih Berduka Karena Tsunami, Bupati Karimun Minta Perayaan Tahun Baru Tidak Berlebihan

Ada 7 titik yang diproses izinnya oleh kepolisian. Kita tidak membuat muhasabah di masjid, karena kita membuatnya di tahun baru hijriah, kata Bupati

Indonesia Masih Berduka Karena Tsunami, Bupati Karimun Minta Perayaan Tahun Baru Tidak Berlebihan
TRIBUNBATAM.id/ELHADIF PUTRA
Bupati Karimun H Aunur Rafiq melihat rumah warga di Desa Sugi 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengimbau agar masyarakat tidak berlebihan merayakan malam pergantian tahun.

Rafiq menyampaikan saat ini Indonesia masih dalam situasi berduka akibat bencana tsunami di Provinsi Banten dan Lampung.

"Masyarakat diimbau tidak berlebihan menyambut tahun baru. Kita merasa prihatin dan tidak melakukan evoria berlebihan. Dimana saudara kita menjadk korban bencana tsunami di Pandeglang dan Lampung," katanya, Senin (31/12/2018).

Baca: Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Sarmina yang Tewas, Jatuh dari Lantai 3 Ruko di Tanjungpinang

Baca: Sukses dengan APM. Imigrasi Karimun Kini Luncurkan Layanan Paspor hari Sabtu dan Minggu

Baca: Perketat Penjagaan di Jembatan Barelang, Kapolsek Sagulung : Kalau Ada Hal Tak Menyenangkan Laporkan

Meskipun ada tujuh titik yang akan dijadikan masyarakat dalam rangka mengambut malam pergantian tahun, akan tetapi Pemerintah Daerah Karimun sendiri tidak membuat kegiatan apapun.

"Ada tujuh titik oleh masyarakat yang diproses perizinannya oleh kepolisian. Kita tidak membuat muhasabah di masjid karena kita membuatnya di tahun baru hijriah," ujarnya.

Namun meski demikian Rafiq tetap berharap Bumi Berazam menjadi semakin baik di tahun 2019 dan diajuhkan dari bencana ataupun masalah.

"Kita berharap Kabupaten Karimun dijauhkan dari musibah dan bahaya," harapnya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved