Kritis Sejak 12 November, Mahasiswi Medan yang Dibakar Mantan Pacarnya Ini Meninggal Dunia

Kondisi mahasiswi pascasarjana Unimed tersebut mengalami luka bakar sebesar 45 persen yang berada di bagian telinga, leher, badan, dan kaki

Kritis Sejak 12 November, Mahasiswi Medan yang Dibakar Mantan Pacarnya Ini Meninggal Dunia
TRIBUN MEDAN/HO
Hovonly alias Ivo (27), mahasiswi yang menjadi korban keganasan akibat dibakar mantan pacarnya Herald 

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Hovonly Aprista Simbolon (27) alias Ivo mahasiwi yang dibakar hidup-hidup oleh mantan pacarnya Herald Hasibuan (27) mengembuskan napas terakhir di RSUP H Adam Malik, Medan, Sumatera Utara Minggu (30/12/2018) sekira pukul 09.25 WIB.

Dikutip dari Tribun Medan, Ivo sempat bertahan selama 48 hari di rumah sakit bahkan sempat melewati masa kritisnya sejak peristiwa pembakaran pada 12 November 2018 lalu.

Kondisi mahasiswi pascasarjana Unimed tersebut mengalami luka bakar sebesar 45 persen yang berada di bagian telinga, leher, badan, dan kaki.

Baca: Mahasiswa Demo BP Bintan, Tuntut Penjelasan Kenapa Fumigasi Mobil Mewah Asing Dilakukan di Bintan

Baca: Sejak Hari Ini, Satpol PP Bintan Lakukan Patroli dengan Bersepeda. Ini Alasannya

Baca: Hujan Lebat Diprediksikan Masih Bakal Guyur Batam Senin (31/12) hingga Sore Hari

Baca: Ada Warung Tempel Stiker Halal Secara Sepihak, Bupati Karimun Minta MUI Lakukan Penertiban

Kasubbag Humas RSUP HAM Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan, saat ini korban sudah dibawa keluarganya untuk dikebumikan di kampung halamannya di Langsa, Provinsi Aceh.

"Benar, pasien sudah meninggal. Tadi juga sudah dibawa oleh keluarganya ke Langsa," ujar Rosa, sapaan akrabnya.

Rosa mengatakan bahwa korban meninggal lantaran tak bisa bertahan atas luka bakar yang memengaruhi sejumlah organ di tubuhnya.

Dia menambahkan, saat masuk ke rumah sakit tersebut kondisi pesien juga sudah buruk.

"Pasien meninggal karena luka bakarnya,"katanya.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi, yang membenarkan Hovonly telah meninggal dunia.

"Benar, bahwa dirinya pada Minggu (30/12/2018) meninggal dunia. Sebelumnya ia kurun waktu sebulan telah mendapatkan perawatan intensif. Namun Tuhan berkata lain," ujarnya saat dihubungi Tribun Medan.

Baca: Diduga Karena Sakit Hati, Seorang Pria Dibakar Hidup-hidup di Medan. Begini Kronologi Kejadiannya

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved