KARIMUN TERKINI

Ikan Duyung Terdampar Kagetkan Kadis Perikanan Karimun, Ruffindy: Ini Penemuan Langka dan Pertama

Ruffindy terkejut karena biasanya Duyung atau Dugong hanya sering terlihat di sekitar perairan Bintan

Kadis Perikanan Karimun Kaget Ikan Duyung Terdampar. Ruffindy: Ini Penemuan Pertama

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Penemuan ikan Duyung atau masyarakat Melayu menyebutnya ikan Dugong terdampar mati di sekitar pantai Tanjung Sebatak, Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Senin (28/1/2019) mengejutkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Karimun, Ruffindy Alamsjah.

Ruffindy terkejut karena biasanya Duyung atau Dugong hanya sering terlihat di sekitar perairan Bintan.

Ruffindy kemudian menyebut penemuan tersebut termasuk langka dan pertama kali di Karimun. Ia juga menyebut ikan Dugong termasuk satwa yang dilindungi.

Penasaran, Ruffindy kemudian menyempatkan melihat langsung ke lokasi penemuan.

"Ini tidak biasa, Dugong biasanya sering terlihat di perairan pulau Bintan. Ini yang pertama di Karimun, makanya saya turun menengok.," ujar Ruffindy di lokasi, Senin (28/1/2019).

Ikan Dugong mati terdampar tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan yakni Zaini (32).

Heboh Penemuan Seekor Ikan Duyung di Karimun, Begini Kondisinya

Daftar 5 Pemain Asing Termahal Liga 1 2019, Striker Persib Ezechiel N Douassel di Peringkat 3

Jelang MotoGP 2019 Marc Marquez dan Jorge Lorenzo Cedera, Repsol Honda Tak Khawatir, Ini Sebabnya

Petugas Balai Pengelolaan Sumber Daya Laut (BPSDL) Padang Wilayah Kerja Tanjungpinang, Ice Muhammad Riskan mengataka ikan Dugong yang mati terdampar itu berjenis kelamin betina.

Ice memperkirakan Dugong sudah mati selama dua hari.

Hanya saja Ice tidak mengetahui penyebab matinya Dugong tersebut.

"Belum tau kita penyebabnya, perkiraan matinya sudah dua hari. Ada pembusukan di bagian perutnya," kata Ice.

Berdasarkan hasil pengukuran Moformetrik, Dugong itu memiliki berat sekitar 400 kilogram, panjang 134 cm, lingkar badan 187 cm, panjang ekor 115 cm dan panjang sirip sekitar 23 cm.

Tidak hanya Ruffindy, tampak hadir di lokasi petugas PSDKP Tanjungbalai Karimun, Camat Tebing Agung, Lurah Tebing Suhaimi dan Komandan Pos AL Leho, Letda Laut (P) Hendriyono. (*)

Penulis:
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved