Tak Juga Terlacak, Polisi Malaysia Pertimbangkan Hadiah untuk Informasi Jho Low, Otak Skandal 1MDB
Kepolisian Malaysia mempertimbangkan hadiah bagi siapapun yang bisa memberi tahu keberadaan Jho Low, pengusaha yang disebut-sebut otak skandal 1MDB
Seret keluarga Najib Razak

Skandal 1MDB ini juga menyeret mantan PM Najib Razak dan dipercaya salah satu sebab terguling pada Pemilu Mei lalu.
Najib Razak, istrinya, Rosmah Mansor, serta anak tirinya (putra Rosmah dengan suami pertama) Riza Aziz sudah diperiksa oleh Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC/SPRM) terkait kasus ini.
Najib dituduh menerima aliran uang dari SRC International yang dulunya anak perusahaan 1MDB melalui rekening pribadinya.
• Mantan PM Malaysia Najib Razak Hadapi 25 Dakwaan Skandal 1MDB Rp 9,3 Triliun, Ini Rinciannya
• Buron Skandal 1MDB Malaysia, Jho Low, Dilaporkan Belikan Ferrari Putih untuk Aktris Kim Kardashian
• Skandal 1MDB - Selain Kapal Pesiar, Malaysia Juga Incar Jet Pribadi Milik Jho Low di Singapura
Sejumlah barang berharga milik keluarga Najib Razak, seperti perhiasan, uang tunai dan koleksi tas mewah sudah disita polisi.
Sementara Jho Low sendiri dituduh sebagai otak dari skandal raksasa yang mengguncang pemerintahan Najib Razak.
Kepala PDRM Tan Sri Mohamad Fuzi Harun mengatakan, Interpol akan diminta menangkap Jho Low dan membawanya ke Malaysia, namun hampir setengah tahun, pria ini belum juga terendus.
Jho Low diduga bersembunyi di China sementara ayahnya diduga bersembunyi di Abu Dhabi.
Selain buron, pemerintah Malaysia sudah mendapatkan pengesahan dari Mahkamah Agung Malaysia untuk merampas kapal pesiar mewah Equanimity dan melelangnya.
Departemen Kehakiman AS (DoJ) sudah menyatakan bahwa kapal seharga Rp 300 miliar lebih itu dibeli dari hasil pencucian uang 1MDB.
Kapal tersebut ditahan kepolisian Indonesia atas permintaan DoJ di perairan Tanjung Benoa, Bali.
Namun, karena kasus kapal itu tidak terkait dengan hukum Indonesia, pengadilan Indonesia memerintahkan agar kapal itu dikembalikan kepada pemiliknya di Malaysia.
Malaysia langsung merampas kapal tersebut, disebut-sebut atas permintaan Perdana Menteri Mahathir Mohamad kepada Prfesiden Jokmo Widodo saat berkunjung ke Jakarta, tempo hari.
Jho Low Melawan

Namun, Jho Low tidak mudah menyerah dan menyatakan bahwa tuduhan korupsi terhadapnya hanya pengalihperhatian PM Mahathir Mohamad untuk dapat mengambil kapal miliknya.