Viral di Medsos Ini Bedanya E-KTP Milik WNA dengan E-KTP WNI, Haknya Berbeda!

Heboh WNA Cina miliki KTP Indonesia Viral di media sosial. Dalam e-KTP itu disebutkan bahwa si WNA berdomisili di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Viral di Medsos Ini Bedanya E-KTP Milik WNA dengan E-KTP WNI, Haknya Berbeda!
Kompas
Arti NIK KTP 

TRIBUNBATAM.id - Heboh WNA Cina miliki KTP Indonesia Viral di media sosial.

Dalam e-KTP itu disebutkan bahwa si WNA berdomisili di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Terkait hal itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh pun angkat bicara.

Dia bilang, kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) untuk warga negara asing ( WNA) adalah salah satu bentuk perwujudan sistem single identity number.

Sistem itu, lanjutnya, memungkinkan seorang WNA mendapatkan fasilitas pelayanan publik, seperti perbankan dan fasilitas kesehatan.

“Kalau single identity number untuk pelayanan publik kan. Orang asing juga dapat pelayanan publik di Indonesia, bank, dia mau sekolah, pelayanan di rumah sakit," kata Zudan kepada Kompas.com, Selasa (26/2) malam.

Koboy Diringkus Polisi Karena Intimidasi Pemilu 2019, Begini Kisahnya

Djoko Ingatkan Potensi Ancaman Siber dalam Pemilu Serentak 2019, Begini Penjelasan BSSP

Inilah Daftar Tanggal Lahir Paling Langka di Dunia, Ada Ulang Tahun Kamu?

Gladis Tewas Usai Lahiran Anak Kembar Tanpa Bantuan Medis, 6 Anak Sebelumnya Juga Lahir Sendiri

Bupati Karimun Aunur Rafiq Panen Padi di Kundur, Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Meski berhak mengakses pelayanan publik, ia menegaskan bahwa WNA tidak diberikan hak politik.

Hak politik adalah hak untuk memilih di pemilu serta hak untuk dipilih.

“Yang tidak diberi adalah hak-hak politik, tidak boleh memilih dan tidak boleh dipilih," kata Zudan.

Zudan mengatakan, e-KTP untuk WNA merupakan perintah undang-undang.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved