Aksi Heroik Ria Nurhayati Lawan Begal yang Jambret Temannya, Satu Pembegal Tewas di Tempat

Ria Nurhayati, perempuan berprofesi driver online beraksi heroik atas pembegal temannya.

TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama
Ria Nurhayati (23) gadis pengemudi ojek online ini mengalami luka parah setelah mengejar dan menabrak begal di Jalan Rasuna Said, Jakarta 

Dijelaskan oleh sepupunya, Ifan, Ria sudah enam bulan lamanya tidak pulang ke rumah.

"Kalau saya tahu dia driver ojek online tapi memang keluarga ada yang tidak tahu, iya enam bulan belum pulang karena kan biasanya dia pulang satu bulan sekali," ujar Ifan Jumat (5/4/2019).

Ria diketahui sudah tinggal di Jakarta dan berkuliah di salah satu universitas di Jakarta.

Diceritakan oleh Ifan, Ria mungkin sengaja tidak menceritakan pekerjaannya itu pada keluarga.

"Iya dia aktifitasnya banyak di Jakarta, dia memang mandiri sejak dulu, mungkin 'biarlah saya yang cari uang tapi keluarga enggak usah tahu', mungkin gitu pikiran Ria," kata Ifan dikutip dari TribunBogor.com.

Senada dengan Ifan, paman korban, Badrudin juga menjelaskan bahwa Ria sudah tidak pulang enam bulan lamanya.

"Iya terakhir pulang enam bulan lalu, keluarga sempat menanyakan ke saya terus saya bilang nanti kalau pulang ke Bogor kalau mau ke Jakarta lagi saya tahan biar di Bogor saja," kata Badrudin.

Ria Nurhayati, driver ojek online tewas setelah dibegal di Jalan Rasuna Said, Jakarta pada dini hari tadi, Jumat (5/4/2019)
Ria Nurhayati, driver ojek online tewas setelah dibegal di Jalan Rasuna Said, Jakarta pada dini hari tadi, Jumat (5/4/2019) ( (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho))

Sosok Ria di Mata Orang Terdekat

Sepupu Ria, Ifan mengungkapkan keseharian korban.

Korban dikenal sebagai sosok yang baik dan mandiri. Ia juga gemar berolahraga taekwondo.

"Iya memang dia orangnya tomboy, dan dia juga sempat ngajar taekwondo juga dia juga mandiri dan berani, cita citanya itu ingin jadi pengajar," ucap Ifan dikutip dari TribunBogor.com Jumat (5/4/2019).

Ifan menjelaskan bahwa korban sudah menjalani profesinya selama 1,5 tahun terakhir.

Meski disembunyikan dari keluarga, Ifan menjelaskan bahwa korban adalah sosok yang menyayangi orangtua.

"Iya dia sayang banget sama keluarganya, sering dia mengirimkan uang ke ayahnya deket banget dia sama ayahnya," kata Ifan.

"Kalau orangtuanya mungkin tidak tahu (pekerjaan ojek online), tapi kalau saya sepupunya tahu, sering ngobrol juga," kata Ifan.

Dijelaskan oleh Ifan, Ria sempat menempuh pendidikan di STIP Kusuma Negara, Cijantung.

Namun perkuliahannya harus terhenti lantaran keterbatasan biaya yang dimilikinya.

"Iya dia kuliah namun tidak lanjut, mungkin karena biaya, dia juga biaya kuliah sendiri," ujar Ifan.

(TribunWow.com)


Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved