Antisipasi Uang Palsu, BI Ajarkan Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah Kepada Warga

Meski belum ditemukan beredarnya uang palsu di Kepulauan Riau khususnya Batam, namun warga masyarakat tetap waspada.

Antisipasi Uang Palsu, BI Ajarkan Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah Kepada Warga
Tribunnews
Ilustrasi penukaran uang baru jelang Lebaran 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Meski belum ditemukan beredarnya uang palsu di Kepulauan Riau khususnya Batam, namun warga masyarakat tetap waspada.

Biasanya, mendekati Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat yang mulai menukarkan uang pecahan serta meningkatnya perputaran ekonomi.

Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) dan Operasional Sistem Pembayaran (OSP) Kantor Perwakilan BI Kepri, Indra Gunawan mengakui pihaknya selalu mengantisipasi beredarnya uang palsu di masyarakat.

Apabila Bank Indonesia (BI) mengadakan kas keliling pihaknya selalu mengadakan sosialisasi cikur (ciri-ciri keaslian uang rupiah).

"Sembari mengantri menukar uang, masyarakat bisa mendapat informasi," ujar Indra, Minggu (26/5/2019).

Sehingga, lanjut dia, masyarakat lebih mengetahui dan mengenal keaslian uang rupiah. Menghindari masyarakat mengalami kerugian karena uang palsu.

Millen Cyrus Lakukan Operasi Ini, Ashanty: Sudah Nasihati, Kalo Gak Didengar Tanggung Jawab Dia

Liburan ke Singapura, Jauhi Makanan Ini Agar Terbebas dari Masalah

HP Smartphone Vivo Terbaru 2019, Segini Harga, Varian Warna dan Review Spesifikasinya

Anaconda Hijau Lahirkan 18 Bayi Ular Tanpa Ada Hubungan dengan Pejantan, Kok Bisa?

 

"Caranya dengan 3D itu, Diihat, Diraba dan Diterawang," tegasnya.

Salah seorang warga, Anto mengatakan sangat terbantu dengan adanya layanan penukaran uang pecahan yang dilakukan di Dataran Engku Puteri. Ia menilai, informasi dari BI itu seakan sepele. Namun sangat penting dicermati. Apalagi budaya bagi-bagi Tabungan Hari Raya (THR) ini sudah biasa dilakukan dikeluarganya.

"Tukar duit untuk bagi-bagi THR ke sanak keluarga. Sangat, sangat terbantu. Memudahkan masyarakat untuk menukar sekaligus dapat informasi. Kalau bisa setiap tahun seperti ini. Masyarakat lebih unggul disini untuk menukarkan uangnya," kata Anto.

Sebelumnya Bank Indonesia (BI) mewanti-wanti masyarakat terhadap peredaran uang palsu menjelang mudik Lebaran 2019. Hal itu mengingat kebutuhan transaksi belanja dan penukaran uang menjelang lebaran sangat tinggi.

Dalam momen Ramadan biasanya masyarakat Kota Batam disibukkan dengan aktivitas penukaran uang dalam jumlah banyak oleh sejumlah masyarakat. Hal ini sudah menjadi tradisi untuk bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sanak keluarga.

Menganggapi hal tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri, Fadjar Majardi mengimbau kepada masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Kepri untuk lebih teliti dengan pemilihan tempat penukaran uang. Mewaspadai adanya peredaran uang palsu dalam berbagai pecahan sat bertransaksi.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan penukaran uang di tempat-tempat resmi. Mengingat, hal tersebut akan menjamin keasliannya dan jumlahnya," ujar Fadjar

Lebih lanjut, Fadjar mengatakan agar terhindar dari peredaran uang palsu, BI mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan penukaran uang di tempat-tempat resmi yang sudah ditentukan. Baik di lembaga perbankan maupun ke kantor Bank Indonesia Perwakilan Kepri secara langsung. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved