BATAM TERKINI

Dampak Harga Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Internasional Hang Nadim Terancam Anjlok

Berdasarkan keterangan pihak Bandara Hang Nadim Batam, Kepri arus penumpang tahun ini tak seramai tahun lalu

Dampak Harga Tiket Pesawat Mahal, Pendapatan Bandara Internasional Hang Nadim Terancam Anjlok
Tribun Batam/Leo Halawa
Suasana Bandara Hang Nadim Batam 

Laporan Wartawan Tribun Leo Halawa 

TRIBUNBATAM.id,  BATAM - Hari keempat atau H+4 di Bandara Internasional Hang Nadim,  terlihat suasana masih lengang.

Berdasarkan keterangan pihak Bandara Hang Nadim Batam, Kepri arus penumpang tahun ini tak seramai tahun lalu.

Direktur Bubu Hang Nadim Suwarso, Sabtu (8/6/2019)  menyebutkan, Jumat kemarin, hanya 6.781 orang yang berangkat dan yang datang 6.099 orang.

Tahu Akan Dieksekusi Mati, Soekarno Kutip Ayat Mati-hidup di Tangan Allah, lalu Ini yang Terjadi

Awas! 6 Kebiasaan Pagi Hari Ini Bisa Jadi Penyebab Kanker, Nomor 4 Sering Dilakukan Pria

Jika dibandingka 2018, sebenarnya sudah banyak yang mudik. Tahun lalu,  H+4 yang datang  7.834 orang atau minus 28,44 persen dan keberangkatan 9.886 org atau masih minus 45,78 persen. 

"Harga tiket yang mahal dan bagasi berbayar masih menjadi penyebab. Tapi,  angka ini sudah lumayan. Mudah-mudahan,  sebelum akhir tahun pencapaian target pendapatan Hang Nadim bisa tercapai," kata Suwarso. 

Ramalan Zodiak Hari Minggu 9 Juni 2019, Pisces dapat Pujian, Gemini Lagi Bosan, Leo Panen Pujian

Ingin Cari Jodoh? Pake 3 Aplikasi Pencari Jodoh ini

Berdasarkan data terhimpun, sejak 30 Mei - 7 Juni 2019 ini, secara total ada 69 335 orang berangkat ke luar Batam melalui Bandara Hang Nadim Kota Batam. 

Data tersebut, Jika dibandingkan tahun lalu,  masih minus sekitar 25 persen, bahkan lebih. 

"Saya sebutnya tidak mencapai target. Ya,  ada sekitar 15 persen tidak mencapai. Target pendapatan bandara tahun 2019 sampai saat ini tidak sampai lima puluh persen," beber Suwarso. 

Suwarso merincikan,  tahun 2018 lalu target pendapatan Hang Nadim sebesar Rp220 miliar per tahun. Tercapai Rp252 miliar alias melebih target. Tahun 2019 ini,  Hang Nadim menargetkan pendapatan Rp280 miliar. "Ini sudah mau pertengahan tahun, 50 persen pun belum sampai. Mudah-mudahan sisa 2019 bisa menutupi sisa target yang belum tercapai," tambahnya. 

Kendati,  dengan kondisi saat ini Suwarso meminta pemerintah pusat, untuk mengkaji ulang Keputusan Menhub Nomor KM106 tahun 2019 tanggal 19 Mei 2019 tentang tarif Batas dan Bawah Pesawat Udara Kelas Ekonomi. "Kalau tidak,  sulit mempertahankan kondisi sekarang. Kami berharap ada solusi," kata Suwarso.

(tribunbatam/leo Halawa) 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved