Sabtu, 30 Mei 2026

Perang Dagang AS vs China Untungkan Indonesia, Ekspor Sepatu ke AS Melonjak

Produsen sepatu Indonesia diuntungkan karena pembuat sepatu China mulai memangkas produksinya akibat perang perdagangan AS vs China

Tayang:
South China Morning Post
Produksi sepatu di China memangkas produksi akibat perang dagang AS vs China. Indonesia dan Korea Selatan mengisi celah yang kosong. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pada hari Rabu bahwa Indonesia mungkin akan bergabung dengan bank sentral lain dalam pelonggaran kebijakan moneter untuk menghadapi perlambatan ekonomi global.

“Ketika situasi sekarang telah berubah, terutama di negara-negara maju, termasuk tentang arah kebijakan moneter, dan ada sinyal pelemahan ekonomi global, saya pikir Bank Indonesia juga akan menyesuaikan sikap kebijakan moneternya,” kata Indrawati.

Inflasi utama Indonesia naik ke level tertinggi dalam tahun ini, 3,3 persen di bulan Mei.

Bank of America Merrill Lynch memperkirakan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa inflasi Indonesia diperkirakan 3,5 persen pada akhir tahun ini, berada pada titik tengah di kisaran 2,5 hingga 4,5 persen yang ditargetkan Bank Indonesia.

Bank investasi AS mengatakan bahwa bank-bank sentral di seluruh kawasan dapat mengikuti Federal Reserve AS dan Bank Rakyat China (PBOC), menggeser ke arah kebijakan moneter yang lebih akomodatif, mengingat bahwa prospek inflasi di sebagian besar ekonomi tetap jinak.

Federal Reserve AS dan PBOC diharapkan untuk melonggarkan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan yang melambat karena dampak dari perang dagang ini.

Ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5 persen, jauh di bawah target 7 persen yang ditetapkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo untuk tahun ini.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved