BERITA JAWA TIMUR

Pengakuan Lasmi Wanita yang Digadaikan Suaminya Rp250 Juta dan Jual Bayinya Rp 500 Ribu di Lumajang

Desa yang berada di kaki Gunung Semeru dan Bromo ini menjadi buah bibir beberapa waktu terakhir paska pembunuhan yang terjadi di desa itu

Pengakuan Lasmi Wanita  yang Digadaikan Suaminya Rp250 Juta dan Jual Bayinya Rp 500 Ribu di Lumajang
TRIBUNMADURA/IST
Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban meminta keterangan Hartono dan Lasmi di kasus dugaan suami gadaikan istri, Jumat (14/6/2019). 

Hartono yang selamat dan Lasmi kini menghadapi serangkaian pemeriksaan polisi paska kasus tersebut mencuat.

Kasus yang belakangan viral karena munculnya istilah 'suami menggadaikan istri'.

Surya.id (Grup Tribunnews.com) berkesempatan mewawancarai secara khusus Hartono, Lasmi, adik Hola yang bernama Holiq, juga salah satu warga yang ikut menolong Hola, Ny Lima, juga Kapolsek Gucialit Iptu Rudi Isyanto.

Perbincangan dilakukan Surya di Mapolsek Gucialit, Lumajang, Selasa (18/6/2019).

Sepekan berlalu sejak pembacokan terjadi, peristiwa itu masih menjadi perbincangan. Berikut perbincangan Surya dengan mereka.

Berikut wawancara dengan Lasmi :

Tentang pernikahan ini, Lasmi menceritakan hanya menikah secara siri, meskipun kepada polisi, Hori mengaku menikah secara resmi di KUA. Lasmi bersikukuh, keduanya tidak menikah di KUA, alias hanya menikah secara aturan agama (siri).

Jawaban tentang tindak kekerasan Hori, juga ketakutannya itulah yang terbilang panjang selama perbincangan dengan Surya. Lasmi memilih tidak menceritakan perihal perjalanan pernikahannya dengan Hori. Lasmi kembali menjawab cukup panjang, ketika ditanya tentang anak lelakinya.

Surya : informasi tentang anak anda dijual Hori itu benar?

Lasmi : iya. (Lasmi menyebut nama orang yang kini memelihara anaknya)

Halaman
1234
Editor: nandrson
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved