Selasa, 14 April 2026

Teror Begal di Batam, Psikolog Nilai Ini Trend Dikalangan Remaja Agar Mereka Diakui

Kasus Begal di Batam Kian marak, Psikologoi melihat tren aksi kejahatan jalanan di batam

Editor: Eko Setiawan
https://web.facebook.com/infowargajember
Ilustrasi begal di Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus begal di Kota Batam kembali marak terjadi. Sejauh ini, Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus yang menghantui warga Kota Batam ini.

Melihat tren ini, seorang psikolog bernama Dinuriza Lauzi atau akrab disapa Niza, turut memberikan analisanya.

Menurutnya, kasus begal kerap terjadi dengan anak usia remaja sebagai pelakunya.

"Ini berkaitan dengan permasalahan remaja dan kriminal. Tentunya erat kaitannya dengan perhatian dan kasih sayang dari keluarga serta lingkungan sekitar," jelas Niza saat dihubungi.

 Bukan Cristiano Ronaldo, Inilah Daftar Pesepak Bola dengan Gaji Tertinggi

 Seperti Inikah Wujud Suzuki Ertiga Cross? Lihat Penampakannya

 Ramalan Zodiak Cinta Jumat 21 Juni 2019, Taurus Jatuh Hati, Aries Mendua Hati

 Paduan Bawang dan Gula Berkhasiat untuk Mengobati Pilek Bahkan Batuk

Niza memaparkan, faktor kenyamanan serta eksitensi diri seringkali menjadi alasan utama bagi si anak untuk melakukan hal diluar batas wajar. 

Hal ini seolah menjadi bukti bagi si anak jika dirinya telah memahami makna kehidupan.

"Biasanya anak usia remaja, jika tidak mendapatkan kenyamanan pasti akan mencari alternatif lain untuk dirinya. Disitu kemungkinan besar, kelompok permainan dan pergaulannya sangat memengaruhi karakter si anak. Nah, fungsi orangtua serta keluarga yang menjadi orang terdekat bagi si anak adalah menyentuh hatinya agar tidak kosong ketika sedang dalam gejolak pencarian jati diri," tegas Niza lagi.

 Video Viral di Medsos. Cara Mengupas Bawang Putih Paling Cepat. Anda Ingin Mencobanya?

 Belum Banyak yang Tahu, Akar Manis Jadi Makanan Agar Cepat Melahirkan

 Tim Advokasi KPK Sebut Oknum Polisi Diduga Terlibat Teror Air Keras ke Novel Baswedan, Siapa Dia?

Bagi wanita yang kini aktif di Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Jawa Timur ini, tahap perkembangan remaja dalam psikologi merupakan sesuatu yang sangat fluktuatif.

"Ingin menunjukan diri. Sebagai contoh, 'Saya sudah paham, jadi tolong dong percaya saya'. Namun terkadang pemahaman ini juga masih kurang. Inilah yang harus dilakukan orang tua, menjaga komunikasi dengan si anak," ujarnya.

Dirinya pun berharap, dengan kembali maraknya kasus begal, beberapa orang tua yang ada di Kota Batam dapat kembali mendekati tiap anaknya yang masih dalam usia remaja dengan komunikasi intens dan lemah lembut.

"Karena bagaimanapun, ini adalah anak-anak yang sebetulnya masih sangat rentan sekali dan mudah terpengaruh. Jaga komunikasi dengan anak, dan sentuh hatinya. Jangan biarkan mereka mencari kenyamanan yang berujung terhadap kesalahan dalam bersikap," tutupnya.

Polisi Datangi Korban Begal

Aksi pelaku begal yang menyerang seorang pria bernama Ahmad Topik, Selasa (18/6/2019) pukul 22.47 WIB menuntut Polsek Sekupang untuk bertindak cepat.

Sebab, korban aksi begal di sekitar jalan raya Southlink Sekupang merupakan warga Perumahan Tiban BTN, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Akibat aksi begal yang dialaminya, Ahmad mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya; tasnya yang hanya berisi pakaian kerja pun dibawa pergi oleh pelaku begal.

Melihat insiden tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Sekupang langsung mendatangi rumah Ahmad.

"Kami memang langsung menjemput bola, agar kasus begal segera bisa diberantas," ucap Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji.

Oji menuturkan, pihaknya telah mendatangi rumah korban untuk menghimpun keterangan terkait peristiwa begal yang menghebohkan netizen di Kota Batam tersebut.

"Malam tadi kami langsung bergegas untuk menuju rumah korban. Dari keterangan korban, diketahui para pelaku berjumlah enam orang dengan menggunakan tiga motor yang berbeda," ungkap Oji lagi.

Hingga berita ini ditulis, Oji mengatakan, pihaknya telah menyarankan kepada Ahmad untuk segera membuat laporan kepada Polsek Lubuk Baja.

"Dibuntuti dari Southlink, cuma korban dibegal saat berada di depan jalan raya Rumah Duka Batu Batam," tambah Oji lagi.

Sebelumnya, dalam sebuah grup di media sosial, Facebook misalnya, seorang netizen di Batam yang memiliki akun bernama Andre Melayu, turut mengunggah postingan terkait kasus begal yang menimpa suaminya pada Selasa (18/6/2019) pukul 22.30 WIB.

Dalam postingan tersebut, korban terlihat mengalami beberapa luka di bagian wajah dan tubuhnya.

 Pertontonkan Adegan Mesum di Hadapan Anak-anak, Begini Keseharian Pasturi yang Jadi Tersangka

 Nama Dua Saksi Dicoret, Hakim MK Beberkan Dua Saksi Ilegal yang Dihadirkan di Persidangan

 Presiden China Xi Jinping Ulang Tahun, Vladimir Putin Beri Hadiah Unik: Nasib Baik Double Six

 Ponakan Mahfud MD Hairul Anas Bocorkan Materi Pelatihan TKN di Sidang MK

Tak hanya itu, sepeda motor merk Honda Vario merah yang digunakan pun turut mengalami kerusakan.

Dalam postingan tersebut, diketahui kasus begal ini terjadi di daerah sekitar Southlink, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

"Sebelumnya ingin mengucapkan terima kasih kepada tiap orang yang telah menolong suami saya tadi malam akibat terkena begal di daerah Shoutlink, arah menuju RS Awal Bros Batam, saat hendak berangkat kerja pukul 22.30.

Untuk kalian para begal yang telah berhasil merebut tas suami saya yang di dalamnya hanya terdapat baju kerja, semoga ALLAH SWT membalas semua kejahatan kalian. Dan untuk pihak kepolisian, tolong ditindak lanjuti kasus ini agar tidak ada lagi korban berjatuhan," tulisnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved