Kisah Para Wanita Utara yang Kabur dan Jadi Budak Nafsu ke China. Tak Ada Jalan untuk Pulang

Seorang wanita yang melarikan diri dari Korea Utara ke China mengisahkan pengalamannya dijual sebagai budak seks di China sebelum akhirnya kabur

South China Morning Post
Prostitusi di China 

Dia menuturkan, selama disekap, dia harus melayani mulai dari obrolan biasa saja hingga membuka pakaian dan berpose seksi sesuai dengan permintaan pelanggan.

"Saya merasa sekarat hingga 1.000 kali. Namun saya bahkan tidak bisa bunuh diri karena si pemilik situs obrolan itu mengawasi kami dengan ketat," katanya.

Lee mengungkapkan, dia dan perempuan lainnya hanya diizinkan keluar dari rumah itu enam bulan sekali, namun tetap berada dalam pengawasan.

Pemilik situs obrolan bakal terus berada di samping mereka sehingga mereka bahkan tidak bisa bercengkrama dengan orang lain.

Sinar pembebasannya datang ketika orang asing yang mengobrol dengannya memperkenalkan diri sebagai pendeta berusia 28 tahun dari Korea Selatan (Korsel).

Si pendeta berjanji bakal menyelamatkannya, yang ditepati pada 26 Oktober tahun lalu dalam dalam sebuah operasi gabungan.

Lee dan korban lain dibawa ke Korsel.

Ribuan Wanita Korut Korban Prostitusi

Tapi nasib Lee lebih beruntung dibandingkan ribuan ribuan wanita lainnya yang tidak punya cara untuk kabur.

Mereka seperti terjebak di dalam lembah hitam karena peluang kabur nyaris tertutup.

Meninggalkan Korea Utara sama dengan membuang diri jauh-jauh dari keluarga dan negara.

Jika mereka dideportasi, nasibnya bisa lebih buruk di negara yang tertutup dari mata dunia itu.

Mereka biswa disiksa bahkan dihukum mati dengan tuduhan mengkhianati negara atau tuduhan sebagai mata-mata.

Tidak hanya dirinya, orangtuanya bahkan bisa mendapatkan hukuman akibat perbuatannya tersebut.

Juru bicara pemerintah China menuturkan, negara mereka memerangi aktivitas perdagangan manusia, terutama yang terjadi pada perempuan dan anak-anak.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved