Pembunuhan Anggota TNI di Manado, Sang Anak Ingin Jadi Tentara Seperti Kopda Lucky Prasetyo

Pembunuhan Anggota TNI Kopda Lucky Prasetyo di Manado meninggalkan kepedihan dan duka mendalam bagi Arini Polioto, sang istri.

Pembunuhan Anggota TNI di Manado, Sang Anak Ingin Jadi Tentara Seperti Kopda Lucky Prasetyo
tribunmanado
Tangisan Istri Kopda Lucky Pecah Lihat Jasad Suami Terbujur Kaku: Ayah, Kase Tinggal Pa Kita 

TRIBUNBATAM.id- Pembunuhan Anggota TNI Kopda Lucky Prasetyo di Manado meninggalkan kepedihan dan duka mendalam bagi Arini Polioto, sang istri.

Di rumah duka Keluarga Polioto Lahdji, Jaga VI Desa Kema 3, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Arini terus berlinang air mata.

Arini, istri Kopda Lucky Prasetyo menangis tersedu-sedu, seakan tak percaya dengan musibah yang dialami suami tercinta.

Personel TNI di Kesatuan Korem 131/Santiago dengan keseharian menjabat TA Jubra 1 Timhub Denma Korem 131/Santiago, ‎meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak.

Yang pertama berjenis kelamin laki-laki bernama Enggar Prasetyo (7).

UPDATE Anggota TNI Tewas Dibunuh, Cita-cita Sang Anak Ingin Jadi Tentara Seperti Ayahnya
UPDATE Anggota TNI Tewas Dibunuh, Cita-cita Sang Anak Ingin Jadi Tentara Seperti Ayahnya (TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE)

Kedua berjenis kelamin perempuan bernama Kinara Prasetyo usia 1 tahun delapan bulan.

"Sudah sekolah MI kelas 1, ingin jadi tentara seperti ayah," ucap Enggar (7), putra almarhum di sela-sela menyaksikan sang ayah dikebumikan.

Sosok kelahiran Ngajuk, Jawa Timur, dengan NRP 31050330330583, sama sekali tidak pernah melakukan salah kepada mertuanya.

"Hele kukehe (batuk saja) tidak pernah," begitu ungkapan Rasid Tolioto, ayah mantu almarhum.

Atas peristiwa nahas ini keluarga merasa kehilangan.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved