Imigran Asing Pencari Suaka Sering Resahkan Warga Lokal, Lurah Kawal Bintan Ingatkan Para Janda
Sebab, kehadiran imigram asing pencari suaka itu membawa dampak negatif bagi warga yang selama ini hidup aman dan nyaman.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Thom Limahekin
• Biasa Kunjungi Bali, Tahun Ini 145 Turis Bangladesh Pindah Batam Gelar Konferensi Penjualan Tahunan
• Kisah Soeharto dengan Harley Davidson Kesayangannya, Begini Cerita Dibaliknya
• Setiap Tahun, Tunggakan Pajak Kendaraan di Kepri Capai Rp 200 Miliar
• Sinopsis dan Trailler Film Safe, Tayang Malam Ini Kamis (4/7) di Bioskop Trans TV
• Kisah Soeharto dengan Harley Davidson Kesayangannya, Begini Cerita Dibaliknya
• Mau Belanja Murah di Malaysia? Inilah 5 Tempat yang Bisa Dikunjungi
• Hanya Sekejap Lihat Cristiano Ronaldo, Pelajar Singapura Ini Senang: Ini Hari Terbaik di Hidup Saya
• Setiap Tahun, Tunggakan Pajak Kendaraan di Kepri Capai Rp 200 Miliar
Kedua imigran itu bernama Shakat dan Mustofa diamankan saat mesum bersama dua orang wanita di bawah Tugu Raja Fisabilillah Tepi Laut.
Setelah diusut, ternyata dua wanita berinisial AD dan SM yang dipacari imigran itu adalah para janda yang tinggal di Jalan Kemboja Tanjungpinang.
• Perencana Penembakan Jaksa Dicky Ditangkap Polisi, Bertugas Carikan Senjata dan Mobil Rental
• Bintang Tamu Bunuh Diri Setelah Tampil, Acara Talk Show di Televisi Inggris Dihentikan
• Terungkap, Ciri-ciri Pelaku Begal di Batam yang Tewaskan Ira, Berbadan Gempal dan Pakai Motor Hitam
Kejadian itu diketahui setelah pihak Satpol PP Tanjungpinang melaksanakan kegiatan patroli rutin sekitar pukul 00.15 WIB Rabu (15/5/2019).
Keduanya terlihat oleh petugas tengah asik bercengkerama. Tidak butuh waktu lama petugas langsung menghampiri dua pasangan ini.
"Kita pada pukul 11.30 WIB Satpol PP Kota Tanjungpinang melaksanakan patroli rutin di sekitaran wilayah kota Tanjungpinang dengan tujuan untuk menjaga ketertiban wilayah kota Tanjungpinang.
Pada pukul 00.10 WIB kita melihat 2 pasangan berada di bawah Jembatan Lingkar Tugu Raja Fasabilillah Tepi Laut Kota Tanjungpinang," kata Dian Asmara Kasi Operasi Satpol PP TanjungPinang dikonfirmasi, Jumat (17/5/2019).
Selain itu, seorang pengungsi asal Afganistan, Hodadat juga hampir diamuk massa lantaran bertandang di rumah wanita bersuami berinisial RM yang tinggal di RT 4/RW 1 Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Minggu (16/6/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.
Dari informasi yang didapatkan TRIBUNBATAM.id di lapangan, pria yang tinggal di Hotel Bandra km 25 ini hampir diamuk oleh belasan warga sekitar.
Sebab, Hodadat suka bertandang ke rumah-rumah warga khususnya wanita untuk diajak berkecan.
"Hal ini bukan pertama kali. Warga selama ini sudah mencoba untuk bersabar, namun kali ini (warga) sudah kehabisan kesabaran,” ujar seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan.
• Download Lagu MP3 Birthday SOMI, Lengkap dengan Lirik Lagu dan Video Klip, Trending Youtube
• Agung Hercules Sakit Apa? Tubuh Berotot Jadi Kurus, Istri Ungkap Penyakit Ganas Ini
• Nyasar di Rumah Perempuan Bersuami, Imigran Afghanistan di Bintan Nyaris Jadi Bulan-bulanan Warga
• Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, PSIS-Semen Padang Denda Rp100 Juta, Persebaya Denda Rp150 Juta
Sementara itu, Kapolsek Gunungkijang, AKP Dunot P Gurning saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut.
Hanya saja dia masih belum mendapatkan laporan lengkap terkait kejadian itu.
"Iya benar ada, tetapi data-datanya masih diproses sama anggota. Kalau sudah ada nanti diberitahu, sabar ya," ucap Dunot P Gurning. (tribunbatam.id/alfandi simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/imigran-asinggg.jpg)