Protes OTT Nurdin Basirun, Teuku Taufiqulhadi: OTT Ini Cacat, Harus Ada Rekonstruksi

Protes tersebut datang dari anggota Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem, Teuku Taufiqulhadi yang menilai operasi tangkap tangan itu cacat hukum.

Protes  OTT Nurdin Basirun, Teuku Taufiqulhadi: OTT Ini Cacat, Harus Ada Rekonstruksi
TRIBUNNEWS
Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditahan KPK dalam kasus suap izin reklamasi, Kamis (11/7/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Operasi tangkap tangan (OTT) Gubernur Kepri H Nurdin Basirun oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (10/7/2019) malam mulai menuai protes.

Protes tersebut datang dari anggota Komisi III DPR RI Fraksi Nasdem, Teuku Taufiqulhadi yang menilai operasi tangkap tangan itu cacat hukum.

"Saya menganggap, pemimpin KPK cukup responsif ketika mengatakan setuju melakukan gelar rekonstruksi OTT dalam kasus Pak  Nurdin Basirun di Kepri."

"Tapi jika dilihat dari konteks due process of law, OTT kali ini benar-benar cacat," kata Taufiq melalui keterangannya, Sabtu (13/7/2019).

Teuku menyatakan, pada OTT kali ini KPK telah  menyalahgunakan wewenang karena telah bertindak di luar ketentuan hukum formil yang berlaku.

Karena ketika Nurdin ditangkap dengan tuduhan menerima uang siap, KPK tidak menyebutkan sang penyuap.

KPK Temukan 13 Tas Isi Dolar dari Rumah Dinas Nurdin Basirun

Pertama Kali ke Taiwan? Cobalah 7 Night Market Terbaik di Taipei

Tokoh Masyarakat Batam Apresiasi Pertemuan Jokowi-Prabowo: Mari Rajut Persaudaraan

Renault Triber, MPV 7-Seater Bermesin 1.000 CC untuk Indonesia

"Padahal dalam kasus suap, harus ada penyuap dan yang disuap. Sementara alat bukti yang Rp 60 juta hanya dicari-cari," kata Teuku.

"Masa sih, orang menyuap seorang gubernur dengan nilai hanya Rp 60 juta."

"Karena sangat meragukan, saya meminta digelar rekonstruksi OTT," imbuh Teuku.

Teuku pun menyatakan Komisi III DPR siap mengirim anggota untuk menyaksikan rekonstrusi itu.

Halaman
12
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved