Pelecehan Hingga Rekam Data e-Commerce, Cara Mengerikan Fintech Ilegal Tagih Utang

Dalam iklan tersebut, seorang perempuan bernama Yuliana memberi tawaran mengejutkan, rela digilir seharga Rp 1,054 juta demi melunasi utang di fintech

Pelecehan Hingga Rekam Data e-Commerce, Cara Mengerikan Fintech Ilegal Tagih Utang
thinkstockphotos
Ilustrasi Fintech 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Anda sering mendapat tawaran pinjaman secara online? Hati-hatilah.

Financial technology (fintech) ilegal saat ini marak dan makin meresahkan. Banyak masyarakat yang menjadi korban pinjaman online dan mendapat pengalaman tak menyenangkan dari para penagih utang dari fintech tersebut. 

Baru-baru ini, sebuah iklan beredar dan menjadi viral. Dalam iklan tersebut, seorang perempuan bernama Yuliana memberi tawaran mengejutkan, rela digilir seharga Rp 1,054 juta demi melunasi utang di aplikasi fintech ilegal bernama Incash.

Ternyata, iklan itu dibuat oleh oknum debt collector bisnis pinjaman online dan disebar di media sosial.

Begini 4 Tips dari Polri untuk Hindari Fintech Ilegal, Waspadai Penyebaran Data Pribadi

Ketika Pinjam Uang, Lebih Baik ke Lembaga Keuangan Atau Fintech?

Banyak Orang Protes Cara Penagihan Utang Tanpa Kode Etik, OJK Gencar Berantas Fintech Ilegal

Total 88 Perusahaan Fintech Kantongi Izin, Ini Daftar 10 Fintech Baru yang Sudah Kantongi Izin OJK

Tujuannya untuk mempermalukan korban sehingga dapat segera melunasi utangnya ke fintech tersebut.

Yuliana sudah melaporkan kasus ini ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Polrestabes Semarang. 

Ketika dikonfirmasi, Yuliana mengaku hal ini merupakan pencemaran nama baik.

“Itu pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik. Makanya saya laporkan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Polrestabes,” ujar Yuliana kepada Kontan.co.id.

Yuliana telah mendapatkan surat kuasa bantuan hukum dari LBH.

Dalam surat kuasa, Yuliana mengaku telah mendapatkan ancaman teror kekerasan, penghinaan serta pencemaran nama baik melalui media teknologi informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved