BATAM TERKINI
Tim Terpadu Batam Kerahkan Alat Berat, Deretan Kios di Simpang Hutatap Sagulung Rata Tanah
Satu persatu kios di Simpang Hutatap diratakan oleh Tim terpadu Kota Batam menggunakan satu unit alat berat beko, Kamis (25/7/2019).
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Satu persatu kios di Simpang Hutatap diratakan oleh Tim terpadu Kota Batam menggunakan satu unit alat berat beko, Kamis (25/7/2019).
Bangunan yang masih tersisa dan belum dibongkar pemiliknya luluhlantakkan dihantam alat berat milik Tim Terpadu kota Batam.
Penertiban tersebut menjadi tontonan para pengendara yang melintas.
Sementara para pemilik kios terlihat hanya melihat bangunan kios mereka diratakan.
Tidak ada perlawan sampai saat ini Tim terpadu yang berjumlah ratusan orang terus mengawal ketat penertipan yang dilakukan.
88 Kios Diratakan Tanah
Sebelumnya diberitakan, Tim terpadu Kota Batam bakal meratakan 88 kios di sepanjang jalan Simpang Hutatap, Kelurahan Sei Langkai, Kecamatan Sagulung, Jumat (25/7/2019).
Rencana penggusuran area yang akan dibangun drainase tersebut sebelumnya telah diawali dengan pemberian surat peringatan (SP) mulai SP I hingga SP III.
"Untuk Simpang Hutatap, Kamis (25/7/2019), tim terpadu turun dan memberikan waktu untuk kemas barang sendiri," kata Pridkalter, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam.
Dia mengatakan, satu unit alat berat akan diturunkan untuk merobohkan bangunan kios yang masih tersisa.
"Semua akan kita tertibkan, mulai Simpang Hutatap sampai pasar Mandalay," kata Pridkalter.
Pridkalter menghimbau kepada pemilik kios di Simpang Hutatap agar mengemasi barang mereka sebelum tim terpadu turun.
"Kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,"kata Pridkalter.
• Redmi Rilis Powerbank 10.000mAh, Dibandrol Seharga Rp 100 Ribuan
• Polo Beri Diskon 50 Persen Semua Produk, Bayar Pakai Kartu Diskon 70 Persen
• Takut Rusak Semua, Pemilik Kios Simpang Hutatap Batam Bongkar Kios Sendiri
Nantinya, sepanjang Simpang Hutatap akan dibangun saluran drainase dan proyeknya sudah dilelang dan pemenang tandernya sudah ada.
"Jadi nanti setelah kita tertibkan kontraktor pemasangan saluran akan langsung bekerja," kata Pridkalter.
Dia juga menegaskan, penertiban ini tidak ada pilih kasih.
Semua kios yang di pinggir jalan akan ditertibkan.
"Sepanjang jalan akan dibangun saluran jadi semua kios harus ditertipkan,"kata Pridkalter.
Pedagang Pilih Bongkar Sendiri
Sebelumnya, pemilik Kios di simpang Hutatap, Kelurahan Sei Langkai, kecamatan Sagulung bergotong royong membongkar bangunan kios mereka, Rabu (24/7/2019).
"Daripada nanti semua rusak, mending kita bongkar saja dulu, yang bisa dipakai kita pakailagi. Daripada rusak semua," kata Sudirman, pemilik kios di Simpang Hutatap.
Sudirman mengaku pasrah dengan kebijakan penertiban tersebut.
"Ya mau gimana lagi, kita hanya berharap nanti setelah saluran drainasenya dipasang kita bisa jualan lagi," kata Sudirman.
• Sempat Cicipi Lemang Usai Sholat, Kabiro Hukum Kepri Sebut Soal Izin Reklamasi
• Satpol PP Beri Surat Peringatan, Pedagang di Simpang Hutatap Mulai Bongkar Kios Tempat Jualan
• Konten Youtubenya Dinilai Vulgar, Gamers Kimi Hime Akhirnya Dipanggil Kominfo
• Cut Meyriska & Roger Danuarta Prewedding, Masjid Ramlie Musofa Jadi Pilihan, Ini Alasannya
Rita, pemilik kios lainnya, juga mengaku pasrah dengan penertiban tersebut.
"Ya kita bukan kali ini aja kena gusur, sudah pernah juga kena gusur. Kalau tim terpadu sudah turun. Tidak ada yang tersisa. makanya kita antisifasi sajalah,"kata Rita.
Dia hanya berharap setelah pemasangan saluran drainase meeeka bisa berjualan lagi.
"Katanya mau pasang saluran drainase, kalau jalan ini masih lama dibangun. Ya harapan kita agar bisa jualan lagi,"kata Rita. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)