Pedagang di Pinggiran Jembatan 1 Barelang Masih Tetap Berjualan Walaupun Hendak Digusur

Pemerintah Kota Batam akan menggusur pedagang kaki lima yang berjualan di sekitaran Jembatan Barelang Kota Batam. Rencananya, pedagang kaki lima di

Pedagang di Pinggiran Jembatan 1 Barelang Masih Tetap Berjualan Walaupun Hendak Digusur
TRIBUN BATAM/BOBI
Ditpam memasang Barrier (pembatas) untuk mengatasi masalah parkir di atas jembatan Barelang yang makin sulit dilarang. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Kota Batam akan menggusur pedagang kaki lima yang berjualan di sekitaran Jembatan Barelang Kota Batam.

Rencananya, pedagang kaki lima di sekitar jembatan satu akan ditertibkan hari ini, Jumat (26/7/2019).

Namun sampai saat ini pedagang masih berjualan.

Kurang lebih 200 meter dari pangkalan jembatan satu Barelang masih ada sekitar enam warung yang masih menjajakan jualannya.

Warung yang masih buka menjajakan jualan mereka mulai dari minuman dan makanan ringan lainnya.
               

 Cegah Korupsi dan Maksimalkan Penerimaan PBB & BPHTB, KPK Gelar Workshop di Batam

 Direksi ATB Akan Mendongeng di ATB-BP Batam Festival Hijau

 DAFTAR Event di Mall Batam Pekan III Juli 2019

Para pedagang yang masih berjualan tetap membuka lapak mereka karena informasi yang mereka dapatkan masih simpang siur.

"Katanya penertipannya hari Senin (29/7/2019). Jadi yang kita bertahanlah sampai hari Senin,''kata Ernita, salah satu pedagang di jembatan satu Barelang, Jumat (26/7/2019).

Ernita, mengaku dirinya berjualan karenantidak ada kegiatan.

"Ya lumayan juga kan hari Sabtu dan Minggu, banyak pengujung, kalau memang belum diteribkan ya kita manfaatkan ajalah jualan,"kata Ernita. 

Pantauan Tribunbatam.id dilapangan, sejauh ini masih banyak para pedagang kaki lima yang masih membuka lapak dagangannya.

Sepertinya para pedagang ini masih menunggu pemerintah benar-benar lakukan penggusuran.(Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved