Jadi Koban Bully, Seorang Bocah Dianiaya Teman Kelasnya Hingga Ujung Pencil Menancap di Dada

Kasus perundungan atau bully menjadi perhatian khusus publik belakangan waktu ini.

Jadi Koban Bully, Seorang Bocah Dianiaya Teman Kelasnya Hingga Ujung Pencil Menancap di Dada
facebook Mell Koleksi Balqis
Jadi Koban Bully, Seorang Bocah Dianiaya Teman Kelasnya Hingga Ujung Pencil Menancap di Dada 

TRIBUNBATAM.id - Kasus perundungan atau bully menjadi perhatian khusus publik belakangan waktu ini.

Perilaku tidak terpuji, bahkan bisa sampai membahayakan ini mendapat kecaman keras.

Hal itu karena bully dapat merusak mental serta membuat efek trauma bagi korban.

Perilaku bully sendiri meliputi tindakan penindasan secara fisik atau verbal, pengucilan, serta penindasan lewat dunia maya.

Meski sudah banyak diperingatkan, namun kasus seperti ini masih saja terulang di mana-mana.

Live Streaming TVRI, Japan Open 2019 Babak Semifinal Hari Ini, Ada 5 Wakil Indonesia

Pergoki Suami Berduaan dengan Wanita Lain di Dalam Mobil, Selingkuhan Malah Pukul Istri

Diperiksa KPK dalam Kasus Gubernur Kepri, Walikota Batam Ngaku Pertanyaan Tak Terkait Reklamasi

Ini Doa Menyembelih Hewan Kurban Sapi & Kambing saat Idul Adha 2019, Dilengakapi Tata Caranya

Seperti yang terjadi pada seorang bocah asal Malaysia ini.

Dia menjadi korban penindasan oleh teman kelasnya sendiri setelah tidak mau menuruti apa yang temannya itu perintahkan.

Melansir dari World of Buzz, kejadian ini bermula ketika korban diperintahkan untuk tidak mengumpulkan tugas rumahnya dulu karena dia belum mengerjakannya.

Namun si korban tetap kukuh mengumpulkan tugas rumahnya hingga membuat si temannya ini marah.

Entah apa yang ada dipikirannya saat itu, namun temannya dengan tega langsung mengambil pensil yang ada di meja dan menusukkannya ke dada korban seraya berkata, "Aku akan membunuhmu."

Halaman
123
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved