Reaksi Tak Biasa Prada DP Jumpa Keluarga di Pengadilan Militer, Pembunuhan Vera Oktaria

Prada DP jalani sidang perdana di Pengadilan Militer I-04 Jakabaring Palembang. Perkara pembunuhan kasir Indomaret Vera Oktaria

Reaksi Tak Biasa Prada DP Jumpa Keluarga di Pengadilan Militer, Pembunuhan Vera Oktaria
SRIPOKU.COM/SYAHRUL
SIDANG PERDANA -- Terdakwa kasus mutilasi Prada DP saat keluar dari mobil tahanan tiba di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (1/8/2019). 

Prada Deri Pramana dijerat dengan pasal Primer 340 KUHP pembunuhan berencana subsider pasal 338 KUHP. Jika terbukti dalam pasal ini Prada DP terancam hukuman mati.

 Sebagaimana diketahui Deri yang sebelumnya sempat buron, merupakan pembunuh dan kemudian memutilasi Vera Oktaria (21) yang tak lain kekasihnya sendiri.

Aksi keji tersebut terjadi di salah satu kamar Penginapan Sahabat Mulia Kecamatan Sungai Lilin Musi Banyuasin, Jumat (10/5/2019) lalu.

Berikut Foto Penampilan Prada Deri Permana.

Prada Deri Permana
Prada Deri Permana (Tribunsumsel.com)
Prada Deri Permana
Prada Deri Permana (Tribunsumsel.com)
Prada Deri Permana
Prada Deri Permana (Tribunsumsel.com)
Prada Deri Permana
Prada Deri Permana (Tribunsumsel.com)

Sebelumnya Kontroversi motif Prada Deri Permana (DP) membunuh Vera Oktaria akhirnya terungkap.

"Ketika jumpa pers dia mengatakan Vera minta dinikahi, tapi setelah dilakukan penyidikan intensif, DP membunuh karena tidak ingin diputuskan hubungannya oleh Vera," kata Putra, kakak Vera, Kamis (19/6).

Putra mengatakan, keterangan dan alasan Deri tidak sesuai dengan fakta dirinya tega membunuh Vera.

Keluarga Vera memang tidak percaya pada pengakuan Prada DP itu, apalagi didukung hasil visum yang menyatakan Vera tidak sedang hamil.

"Setelah dilakukan penyidikan intensif oleh petugas yang berwajib pengakuan sebenarnya terkuak," kata Putra.

Barang berharga yang hingga kini belum juga dikembalikan tersangka ternyata masih ada. "Masalah motor sebelumnya ia mengatakan motor tersebut ditinggal di penginapan Sungai Lilin, saat ini ternyata motor Beat masih berada di suatu tempat," ujarnya.

 Putra telah beberapa kali mendatangi Pomdam II Sriwijaya untuk proses hukum selanjutnya. "Kemarin waktu saya ke sana petugas masih terus melakukan penyidikan intensif tentang kebenaran perbuatan yang dilakukan," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved