Senin, 4 Mei 2026

BATAM TERKINI

Resah dan Terganggu Peternakan Babi, Begini Cara Melaporkannya!

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Safari Ramadhan mengimbau jika warga merasa resah terkait peternakan babi, bisa melapor sesuai teknisnya.

Tayang:
internet
Ilustrasi babi 

Tak hanya itu, ia juga menambahkan, warga di sekitar pun sering merasa risih jika babi-babi ini berkeliaran di sekitar pemukiman.

"Bau kotorannya kalau hujan itu menyengat sekali. Apalagi nanti jika mencemari aliran air di sini, waduh gimana ya?" ujarnya saat ditemui.

Santi pun mengakui, ia juga merasa terganggu dengan suara babi saat malam hari.

Terpisah, Ketua RT setempat, Podesta, pun tidak membantah keluhan dari Santi.

Menurutnya, sebanyak 17 KK di Taman Yasmin Kebun terdata melakukan ternak babi di sekitar pemukiman.

"Sejauh ini, ya segitu yang saya tahu," ujarnya saat dijumpai.

Podesta menambahkan, untuk jumlah babi milik tiap orang peternak bisa mencapai 10 hingga 15 ekor.

Selain itu, ia pun mengungkapkan, ternak babi ini sendiri nantinya bertujuan untuk dijual atau dikonsumsi secara pribadi.

"Tapi ada juga yang kadang cuma punya dua atau tiga ekor. Palingan untuk konsumsi," ujarnya.

Sejauh ini Podesta mengungkapkan, pihaknya telah berulang kali memperingatkan para pemilik ternak agar tiap kandang babi dapat dipindahkan dari sekitar pemukiman.

Bahkan, ia menyebut, pihaknya juga telah berulang kali melakukan penyuluhan terkait pencemaran kotoran ternak terhadap kesehatan lingkungan.

"Ya gimana, kadang tidak diindahkan," terangnya. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved