Breaking News:

Pemekaran Kecamatan di Kabupaten Anambas, 2 Kecamatan Dianggarkan Rp 1 Miliar

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengalokasikan dana hingga Rp 1 miliar untuk dua kecamatan baru. Dana itu untuk pelayanan administrasi perkanto

TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Foto Berita penginapan di Tarempa - Kapal SB. Anambas Bermadah saat mencoba sandar di Pelabuhan Sri Siantan Kelurahan Tarempa Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. Terlihat bangunan hijau Hotel Terempak Beach. Tribun/Septyan Mulia Rohman. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengalokasikan dana hingga Rp 1 miliar untuk dua kecamatan baru.

Dana itu untuk pelayanan administrasi perkantoran di Kecamatan Jemaja Barat dan Kecamatan Siantan Utara.

‎Tak hanya untuk pelayanan administrasi perkantoran, dana Rp 1,5 miliar bakal digelontorkan untuk pembangunan fisik.

Usulan dana ini berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Dua kecamatan ini baru terbentuk pada awal bulan Juli 2019. Keduanya merupakan pemekaran dari kecamatan induk masing-masing terdiri atas 3 desa.

Peringati Hari Kemerdekaan, RSAB Gelar Kegiatan Gowes sepanjang 17 KM Diikuti Komunitas Sepeda

Buah Rambutan Banjiri Kota Batam, Dipasok Dari Tanjungbatu Hingga Malaysia

Hasil Akhir Borneo FC vs PSS Sleman, Gol Yevhen Bokhashvili Bawa Laga Berakhir Imbang 2-2

Pesona Pulau Buntal Kota Batam, Pulau ‘Seksi’ Proyek Penambangan Pasir

Kecamatan Jemaja Barat terdiri dari ‎Desa Impol, Keramut dan Sunggak, dengan Desa Impol sebagai ibukota kecamatan.

Sementara Siantan Utara terdiri atas Desa Bayat, Mubur dan Desa Piasan dengan Desa Mubur sebagai ibukota kecamatan.

Dua kecamatan ini sempat didatangi Gubernur Kepri non aktif, Nurdin Basirun saat diresmikan.

"Bila tidak ada halangan tahun 2020 dana ini aka dikucurkan. Ini belum termasuk proyek strategis di dua kecamatan ini," ujar Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Balitbangpeda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Adies Saputra ‎kepada sejumlah awak media Minggu (4/8/2019) sore.

Kerja Sama Antara Pemko Batam dan Tanjung Jabung Belum Terlaksan, Komuditi Pangan di Batam Mahal

Begini Penjelasan PLN Soal Padamnya Listrik di Wilayah Jawa

Ulang Tahun ke-43, PT Timah Tbk Gelar Pesta Rakyat, Intip Kemeriahannya

Mobil Sport Mewah Hancur Setelah Menabrak Pohon, Pengemudi DIketahui WNA Asal Jepang

Bupati Anambas, lanjut Adies, ingin agar dua kecamatan baru ini cepat berkembang.

Khususnya dari sisi pembangunan. ‎Saat ini, alokasi dana dua kecamata itu hanya untuk anggaran operasional sebesar Rp 200 sampai Rp 500 juta pada Perubahan APBD tahun anggaran 2019.

Dana ini difokuskan untuk pembayaran hak-hak keuangan aparatur di kecamatan. ‎

Selain dua kecamatan baru ini, masih ada 1 kecamatan yakni Kecamatan Kute Siantan yang masih dalam proses.

Bertambahnya dua kecamatan ini membuat jumlah kecamatan yang ada di Anambas menjadi 9 kecamatan.

"Sebelumnya kami sudah mendiskusikan hal ini dengan dua camat. Masing-masing Pak Supriyadi Camat Jemaja Barat, dan Bapak Tarmidzi, Camat Siantan Utara," ungkapnya.(tribunbatam.id/septyanmuliarohman)

Penulis: Tyan
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved