BATAM TERKINI

Hindari Ditolak Rumah Sakit, Calon Orangtua Diminta Daftarkan Janin ke BPJS Kesehatan

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho mengimbau seluruh orangtua untuk mendaftarkan bayinya menjadi peserta BPJS sejak dalam kandungan

Hindari Ditolak Rumah Sakit, Calon Orangtua Diminta Daftarkan Janin ke BPJS Kesehatan
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho mengimbau seluruh orangtua untuk mendaftarkan bayinya menjadi peserta BPJS sejak dalam kandungan.

Sehingga, para orangtua sudah bisa membayar iuran sejak bayi masih di rahim sang Ibu.

Imbauan itu terkait kasus meninggalnya bayi lahir prematur, Azura Hafidzah yang tak tertolong saat dibawa ke Rumah Sakit (RS).

Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan selama proses kehamilan. Apalagi jika terkendala soal biaya pengobatan.

"Selama ini banyak yang mengadu ke kita pelayanan tak baguslah, tapi kebanyakan tidak normatif. Ada yang belum terdaftar peserta BPJS lah. Ada juga yang tidak membayar iuran," kata Udin di Kantor DPRD Kota Batam, Senin (5/8/2019).

Ia turut mengimbau masyarakat juga harus bersifat secara normatif.

Defisit Rp 7 Triliun, Tagihan BPJS Kesehatan Menumpuk, Bahkan Terancam Denda Puluhan Miliar

Surja, Korban Tewas Kebakaran KM Sembilang Ternyata Tak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Karimun

Tambal Defisit, Menkeu Sri Mulyani Tanggapi Usulan Kenaikan Tarif Iuran BPJS Kesehatan

Paling tidak kewajiban dilakukan, maka hak pasien didapatkan.

Termasuk juga seperti yang baru-baru ini terjadi di RS Graha Hermine. Setidaknya orangtua sudah melakukan persiapan.

Udin juga menyayangkan Rumah Sakit (RS) Graha Hermine menolak pasien walaupun dalan kondisi darurat.

Pasalnya, pelayanan baik kepada masyarakat harus tetap dijalankan.

Diakuinya sejauh ini belum ada pihak keluarga bayi Azura Hafidzah yang mengadu ke Komisi IV DPRD Kota Batam.

Jika mereka mengadu, Komisi IV segera fasilitasi namun apabila tidak mengadu pasti persoalan sudah bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Selaku legislatif, kami akan tanyakan kepada pasien ataupun rumah sakit. Kita akan diundang dan tanyakan dimana akar permasalahannya. Kita akan tegaskan kepada rumah sakit jangan menolak pasien dalam keadaan urgent. Kalau tak ada pelaporan berarti persoalan sudah selesai. Sampai sejauh ini belum ada," papar Udin. (tribunbatam.id/roma uly sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved