Tanjungpinang Darurat Narkoba, Sepekan Polisi Tangkap 3 Wanita dengan Narkoba di Tangan

Sepekan terakhir, polisi mengamankan tiga wanita dengan barang bukti Narkoba dan pil ekstasi. Tanjungpinang darurat Narkoba?

Tanjungpinang Darurat Narkoba, Sepekan Polisi Tangkap 3 Wanita dengan Narkoba di Tangan
TRIBUNBATAM.id/Endra Kapura
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang mengungkap tindak pidana narkotika dalam sehari dua wanita diamankan. Ekspose di Markas Polres Tanjungpinang berlangsung, Sabtu (3/8/2019). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Dua wanita ditangkap lagi membawa narkotika dan obat terlarang (Narkoba) dalam sepekan terakhir.

Penangkapan kedua wanita ini menambah deretan daftar kaum hawa yang bermain barang haram tersebut selama beberapa pekan terakhir. 

Kedua wanita tersebut ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang. Polisi bahkan hanya membutuhkan waktu sehari saja untuk membekuk kedua wanita yang tidak saling kenal ini.

Di bawah komando Kepala Satnarkoba, Ajun Komisari Polisi (AKP) RM Dwi Ramadhanto, pengungkapan kasus tersebut berlangsung, Rabu (31/07/2019) pukul 11.30 WIB. Barang haram yang diamankan dari kedua wanita ini berjenis pil ektasi, dan sabu-sabu.

Selama Januari-Agustus 2019, 70 Kg Sabu dan 1.977 Butir Ekstasi Diamankan BNNP Kepri

Ajak Jauhi Narkoba, Kelompok Diskusi Nusantara Gelar Sosialisasi Narkoba Bagi Pemuda Perbatasan

BKPRMI Kepri Siap Perangi Narkoba, Maryono: Masjid Benteng Membangun Peradaban Bangsa


"Awalnya Satresnarkoba mendapat informasi ada seorang wanita berinisial NS (37) memiliki dan menyimpan narkotika. Setelah itu, petugas langsung menangkap NS di depan teras rumahnya di kawasan Tanjungpinang Timur," kata Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Tanjungpinang, Komisaris Polisi (Kompol) Agung Gima Sunarya, saat memberikan keterangan atas ekspose, Sabtu (03/08/2018) lalu.

Agung menyampaikan ada 20 butir pil ekstasi, satu bungkus sabu-sabu seberat 3,65 gram dan seperangkat alat isap bong. Barang haram itu disembunyikannya di dalam kamar tidur.

Petugas Avsec Bandara Hang Nadim Batam mengamankan wanita berinisial DR (46) karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu, Senin (29/7/2019) siang.
Petugas Avsec Bandara Hang Nadim Batam mengamankan wanita berinisial DR (46) karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu, Senin (29/7/2019) siang. (TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA)



"Saat kita geledah dan melakukan pemeriksaan, pelaku mengaku menyimpan barang tersebut di dalam kamarnya," ujar Agung.

Beberapa jam setelah itu, tepatnya pukul 22.00 WIB, Satresnarkoba Polres Tanjungpinang mengungkap lagi kasus ke dua. Dia juga merupakan seorang wanita. Pelaku berinisial YL (31) ini diamankan di depan Bank Bank Central Asia (BCA) di Jalan Sunaryo, Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat.

"Kita mengamankan pelaku ini juga atas informasi dari masyarakat atas kepemilikan narkotika," sebut Agung.



Polisi kemudian menggeledah wanita tersebut. Dari hasil penggeledahan itu, polisi mengamankan barang bukti narkotika berjenis pil ekstasi sebanyak 10 butir. Polisi masih terus mendalami kedua kasus ini.

“Dari hasil pemeriksaan, diketahui kedua wanita itu bukan saling mengenal. Di mana barang haram didapat, kami masih melakukan penyidikan," tegas Agung.

Kedua pelaku tersebut diancam dengan pasal 114 ayat 1, pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat lima tahun penjara, paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 miliar, paling banyak Rp10 miliar.

Ramalan Zodiak Kesehatan Hari Senin 5 Agustus 2019, Libra Nyeri Otot, Leo Rawat Gigi, Aquarius Stres

Selain Singapura dan Malaysia, Ini Daftar Negara Bebas Visa untuk Indonesia 2019

Dua Hari Sripeni Inten Cahyani Menjabat Plt Dirut PLN, Listrik Padam di Jakarta, Jabar dan Banten

Sepekan sebelum itu, seorang wanita berinisial DR (46) juga ditangkap membawa Narkoba. Wanita ini berprofesi sebagai bidan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Wanita asal Kota Tanjungpinang tersebut nekat membawa Narkoba berjenis sabu-sabu menuju Kota Palembang, Senin (29/7/2019) pagi.

DR berangkat dari Bandara Udara (Bandara) Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang menuju Bandara Hang Nadim Batam menggunakan pesawat Wings Air kode penerbangan IW-1274. Sesampainya di Bandara Hang Nadim Batam, 'kedok' DR sebagai kurir sabu-sabu terbongkar saat petugas Aviation Securtiy (Avsec) memeriksa dirinya.

Dari pakaian dalam milik sang bidan, petugas mengamankan tiga bungkus sabu-sabu dengan berat sekitar 204 gram. Wanita dan barang haram ini langsung diamankan petugas; dia pun gagal berangkat menuju Kota Palembang dengan maskapai Lion Air JT-247.

Seorang ibu berinisial I (38) asal Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau ditangkap karena membawa sabu di Bandara Hang Nadim Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (4/7/2019).
Seorang ibu berinisial I (38) asal Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau ditangkap karena membawa sabu di Bandara Hang Nadim Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (4/7/2019). (tribunbatam.id/dipa nusantara)



Dari penangkapan DR, Satresnarkoba Polres Tanjungpinang kemudian melakukan pengembangan hingga ke rumahnya. Di rumah pelaku, polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu dalam bungkusan plastik berwarna biru.

Dalam pengembangan tersebut, polisi juga mengamankan DS, suami DR. DS diamankan di rumahnya, Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang. DS sendiri merupakan seorang oknum polisi di Polres Tanjungpinang. (TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved