Bisa Untuk Snorkeling, Pulau Ini Bisa Berbentuk 'Love', Namanya Pulau Busung di Anambas

Pulau di Kepulauan Anambas ini unik karena bisa berubah-ubah bentuk. Ada yang berbentuk hati, bulat, lonjong bahkan memanjang.

Bisa Untuk Snorkeling, Pulau Ini Bisa Berbentuk 'Love', Namanya Pulau Busung di Anambas
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Pulau Busung atau Kukup Luyung di Kabupaten Kepulauan Anambas 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Anambas sebagai daerah kepulauan memang memiliki jumlah pulau yang beragam.
Di antara pulau-pulau itu, ada satu pulau yang terbilang unik.
Mengapa dibilang unik ? Karena bentuk pulaunya yang berubah tergantung musim angin dan laut.
Bentuk pulau ini bahkan pernah menyerupai bentuk hati (love).
Pulau Pasir Busung namanya. 
Pulau ini berada di Desa Batu Belah, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. ‎
Dari Tarempa, pulau ini dapat ditempuh dengan menggunakan kapal speedboat sekitar 20 menit.
Tidak ada pohon di pulau ini.
Namun, hamparan pasirnya yang putih serta lembut pasirnya bisa dirasakan ketika anda datang ke pulau ini. 
Selain berbentuk hati, bentuk pulau ini pernah memanjang, membulat dan melonjong.
Pulau ini memiliki panjang sekitar 25 meter. Selain memiliki pasir yang lembut, pulau ini menjadi lokasi snorkeling. 
 
Nama Busung di pulau ini memiliki arti timbul.
Selain Pasir Busung, pulau ini dikenal warga dengan nama Pulau Kukup Luyung.
Pulau ini pun berlokasi di tempat yang strategis dengan destinasi wisata yang lain.
Pulau Kukup Luyung ini dekat dengan Pulau Makian Panjang, ‎Selat Rangsang dan Penjalin.
Jaraknya lebih kurang 20 menit dari Pulau Kukup Luyung.
"Selain snorkeling, jadi tempat yang asyik untuk berkemah.
Khususnya bagi yang memiliki jiwa petualang," ujar Kepala Bidang Promosi Wisata di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas, Rusdi ‎saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (6/8/2019) pagi. 
kawasan wisata di Pulau Bawah Anambas
kawasan wisata di Pulau Bawah Anambas (Tribun Batam/Septyan Mulia Rohman)
Lokasi Anambas sebagai kabupaten kepulauan membutuhkan biaya yang cukup besar untuk sampai ke pulau ini.
Biaya speedboat dari Tarempa sekitar Rp 1 juta untuk satu kali pergi-pulang. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
 
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved