Kisah Pahit Ibu Asal Kepri yang Mengira Hamil Anak ke 7 Namun Ternyata Divonis Tumor Ganas

Sungguh menyedihkan kisah wanita berusia 43 tahun warga Gang Paud Nur Gemilang, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepri

Kompas.com/Hadi Maulana
Kisah Pahit Ibu Asal Kepri yang Mengira Hamil Anak ke 7 Namun Ternyata Divonis Tumor Ganas 

TRIBUNBATAM.id- Kisah Pahit Ibu Asal Kepri yang Mengira Hamil Anak ke 7 Namun Ternyata Divonis Tumor Ganas

Sungguh menyedihkan kisah wanita berusia  43 tahun warga Gang Paud Nur Gemilang, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau ini.

Ia tengah mengalami kejadian yang tak biasa. Perutnya membesar bak ibu hamil.

Wanita yang diketahui bernama Ariyanti ini awalnya mengira jika ia tengah hamil anak ketujuh.

Namun setelah diperiksakan, justru kenyataan pahit yang didapat, ia menderita tumor usus.

Kini ia hanya bisa terbaring di tempat tidur. Bahkan untuk makanpun, wanita yang kesehariannya berjualan di kantin SMP Binaan Karimun ini sudah sulit.

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Timnas U-15 Indonesia vs Thailand Semifinal Piala AFF U-15 2019

Nora Alexandra Lakukan Tradisi Potong Gigi, Arti Upacara Agama yang Dilaksanakan Pacar Jerinx SID

Semifinal Piala AFF U-15 2019 - Tekuk Vietnam, Timnas Malaysia Melenggang ke Final

Catat Yaa, Ini Daftar Tiket Pesawat Murah Rute Jakarta - Bali

Dirinya hanya bisa mengkonsumsi bubur atau makanan lainnya yang sudah dihaluskan dan selebihnya lebih banyak minum air putih.

Hingga akhirnya berat badan wanita ini turun menjadi 71 kg dari sebelumnya 98 kg.

Sakit usai Idul Fitri

Rohani, kakak Ariyanti mengatakan, Ariyanti mulai sakit sejak Juni 2019 atau pasca lebaran Idul Fitri lalu.

Pertama kali, Ariyanti mengeluh sakit perut. Oleh keluarga Ariyanti kemudian dibawa ke puskesmas.

"Kami kira hanya sakit perut biasa seperti lambung atau maag," kata Rohani dikediaman Ariyanti, Selasa (6/8/2019).

Namun sakit Ariyanti semakin hari semakin menjadi. Perubahan terlihat jelas pada bagian perutnya yang mendadak membesar.

Kabupaten Anambas Punya Dua Ruang Terbuka Publik, Simak Keunikan Kedua Tempat Ini

Live Streaming Indosiar Kalteng Putra vs Arema FC Liga 1 2019 Malam Ini, Kick Off 18.30 WIB

Nasib Tragis Imam Satria, Penyuruh Prada DP Bakar Vera Oktaria, Tewas Mengapung di Sungai

VIDEO Maling Rampok Minimarket Pakai Pisau Kecil Langsung Loyo Lihat Pemilik Toko Balik Nodong Golok

Keluarga kemudian berinisiatif membawa Ariyanti berobat ke salah satu dokter di Tanjungbalai Karimun.

Hingga akhirnya Dokter memvonis Ariyanti terkena tumor usus dan hal ini sesuai fakta yang ditemukan dokter.

Namun untuk memastikannya, dokter menyarankan pihak keluarga untuk melakukan CT scan di RSUD Muhammad Sani Karimun.

"Kami keluarga terkejut, Ariyanti ada tumor, tumor usus katanya," kata Rohani.

Harga Emas Spot Masih Bertahan di US$ 1.486,74 per Ons Troi

Rekomendasi 5 Tempat Wisata Gratis di Perth, Ada Arena Balap Untuk Anak

Klasemen Persib di Urutan 12, Robert Alberts Incar Pemain Baru agar Maung Bandung Bangkit

Dinkes Kepri Gelar Sosialisasi Gema Cermat Dan Optimalisasi AoC untuk Dukung Germas di Lingga

Terkejut biaya Rp 100 juta

Belum hilang keterkejutan keluarga akan penyakit tumor usus yang diidap Ariyanti,

keluarga kembali dikejutkan oleh biaya yang harus disediakan keluarga untuk pengobatan Ariyanti yang mencapai Rp 100 juta.

Lebih jauh Rohani mengatakan dirinya sama sekali tidak pernah menyangka akan dihadapkan pada kenyataan pahit ini.

Tumor usus itu sudah mengganas hingga membuat perut Ariyanti membesar sebesar baskom.

Bahkan tumor itu sudah menyebar hingga ke livernya.

Kini ibu dengan 6 orang anak itu hanya bisa berbaring lemah di tempat tidurnya. Sebab jika bergerak lebih, ia akan merasakan sakit.

Download Lagu Senorita Shawn Mendes feat Camila Cabello, Lengkap dengan Lirik Lagu

Karyawan Hotel Satria di Kabupaten Karimun Laporkan Bos-nya, Tapi Malah Ditantang Balik

Dinkes Kepri Gelar Sosialisasi Gema Cermat Dan Optimalisasi AoC untuk Dukung Germas di Lingga

94 Persen Pegawai di Singapura Setuju Bekerja Adalah Tujuan Hidup Paling Utama

"Mau cari kemana kami uang Rp 100 juta, makanya muncul ide anaknya untuk memposting kondisi Ariyanti di media sosial dengan harapan mendapatkan bantuan biaya dari masyarakat Kepri," jelasnya.

Usai memposting, kediaman Ariyanti hampir setiap hari selalu dikunjungi warga dan kenalan Ariyanti.

Dan dari kunjungan itu dirinya mendapatkan bantuan sudah Rp 10 juta "Rencana besok pagi, Rabu (7/8/2019) kami ingin merujuk Ariyanti ke RSBP Batam di Batam menggunakan uang Rp 10 juta tersebut," ungkapnya.(Hadi Maulana)

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Perut Membesar Karena Tumor Usus Ganas, Ibu Kantin SMP Ini Butuh Biaya Pengobatan Rp 100 Juta”

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved