Pemprov Kepri Usulkan Rp 4,6 Miliar Untuk Perbaikan Jembatan II Dompak Tanjungpinang

Pemerintah Provinsi Kepri akan menganggarkan dana Rp 4,6 miliar untuk memperbaiki Jembatan II Pulau Dompak Tanjungpinang yang tiangnya keropos.

Pemprov Kepri Usulkan Rp 4,6 Miliar Untuk Perbaikan Jembatan II Dompak Tanjungpinang
TRIBUNBATAM.id/Endra Kapura
Jumat (51) warga Tanjung Ayun Sakti saat menceritakan kondisi tiang-tiang Jembatan 2 Pulau Dompak Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri yang sudah keropos, Rabu (7/8/2019). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas PekerjaanUmum Perumahan Rakyat ( PUPR) dalam hal ini Bina Marga mengusulkan sebesar Rp 4,6 miliar untuk perbaikan Jembatan 2II Dompak, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri Surya Makmur Nasition.

 

"Usulan anggaran perbaikan tersebut masuk APBD Perubahan tahun ini," kata Surya Makmur, Selasa (20/08/2019).

 

Dia menyampaikan tidak menutup kemungkinan anggaran yang diusulkan saat ini bisa bertambah.

Viral Bocah Pemulung Dikira Meninggal Karena Kelaparan Padahal Masih Hidup, Ini Kondisinya

180 Polisi Terluka Selama 12 Minggu Unjuk Rasa di Hongkong, Keluarga Jadi Sasaran

Intip Mesranya Muzdalifah Berdaster Suap Fadel Islami di Tepi Kolam Villa Mewah Susno Duadji di Bali

Ahok (BTP) Pamer Puput Nastiti Hamil Muda, Veronica Tan Digadang jadi Wali Kota Medan

Sebab, memang belum ada anggaran pemeliharaan.

 

"Seharusnya memang ada pemeliharaan.

Kalau hanya diperbaiki, tanpa diawasi pasti akan seperti itu," ujar Surya Makmur.

 

Sampai saat ini, Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan ( Pusjatan) Kementrian PUPR belum memberikan hasil atas investigasi yang dilakukan.

 

"Perkiraan pada Rabu (21/08/2019) hasil akan disampaikan Pusjatan.

Hasil itulah yang akan kita jadikan pedoman untuk tindak lanjutnya," ucap Surya Makmur.

 

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto menyampaikan akan terlebih dahulu berkonsultasi kepada Kejati Kepri.

 

Sebab, jembatan masih terhitung dalam tahun kontrak.

 

"Makanya itu, kita mau tanyakan dulu kepada Kajati.

Apakah boleh, agar tidak menyalahi aturan," ucap Isdianto.

 

Bila tidak dibenarkan Pemprov Kepri yang melakukan perbaikan, maka pihak pengembang akan bertanggung jawab untuk perbaikan jembatan.

 

"Jadi pengembangnya kemarin akan mengerjakan.

Harapan kita, jembatan tersebut cepat diperbaiki, agar masyarakat bisa melewati akses tersebut," ujar Isdianto.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Riau) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri menggelar pertemuan dengan Direkrorat Jenderal (Dirjen) Binamarga Direktur Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) terkait kerusakan Jembatan II Pulau Dompak Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
 
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kepri Surya Makmur Nasution mengungkapkan, inti dari pembahasan dengan Dirjen Bina Marga terkait Jembatan II Pulau Dompak yang sementara ini tidak bisa difungsikan untuk kendaraan umum.
 
"Intinya intansi terkait siap bantu memperbaikinya," sebut Surya Makmur Nasution, Jumat (16/08/2019).
 
Legislator Partai Demokrat Kepri itu menceritakan, kerusakan jembatan tersebut disebabkan telah terjadinya keropos tiang baja penyangga sebanyak 221 batang dan 40 batang di antaranya keropos parah. 
 
Setelah pemaparan kondisi kerusakan di depan Dirjen Bina Marga, kepada seluruh yang hadir disampaikan kerusakan ini sangat dimungkinkan bila tidak ada pemeliharaan rutin atau berkala, meskipun life time atau umur jembatan dibuatkan dalam jangka 50 tahun sampai 100 tahun. 
 
"Tetap harus ada maintenence secara rutin dan berkala," ucap Surya Makmur Nasution.
 
Surya Makmur Nasution melanjutkan, Dirjen Bina Marga menyarankan agar ke depan harus dilakukan perbaikan secara menyeluruh.
 
Sejumlah aparat kepolisian, anggota Bintara Pembina Desa Tentara Nasional Indonesia (Babinsa TNI) dan Lurah bersama-sama mengecek langsung kondisi tiang-tiang Jembatan 2 Dompak yang sudah keropos, Rabu (7/8/2019) siang.
Sejumlah aparat kepolisian, anggota Bintara Pembina Desa Tentara Nasional Indonesia (Babinsa TNI) dan Lurah bersama-sama mengecek langsung kondisi tiang-tiang Jembatan 2 Dompak yang sudah keropos, Rabu (7/8/2019) siang. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kapura)
"Dalam jangka pendek dapat dilakukan perbaikan terhadap tiang penyangga dengan cara memperbaiki tiang-tiang yangg sudah mengalami korosi dengan memperhatikan pondasi dasar tiang," ungkap Surya Makmur Nasution.
 
"Untuk pembiayaan, sebaiknya dibuat anggaran dengan kualitas baik, untuk perbaikan jangka pendek.
Sebab, biaya perbaikan jembatan cukup mahal," tegas Surya Makmur Nasution.
 
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Pemprov Kepri Endrija menyampaikan, Pemprov Kepri saat ini masih terus menggesa tim investigasi baik dari Pemprov bekerjasama dengan Kementerian PUPP, mempelajari item per item kerusakan tiang jembatan yang dianggap perlu diperbaiki itu. 
 
"Kami sampaikan Senin ini, akan kita sampaikan ke publik.
Kita berharap kerusakan ini harus segera diatasi, namun tidak melanggar peraturan yang mengikat," sebut Endrija.
 
Kondisi Jembatan 2 Pulau Dompak di Kampung Tanjung Ayun Sakti Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri mulai keropos dan nyaris putus, Rabu (7/8/2019)
Kondisi Jembatan 2 Pulau Dompak di Kampung Tanjung Ayun Sakti Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri mulai keropos dan nyaris putus, Rabu (7/8/2019) (TRIBUNBATAM.id/Endra Kapura)
 
Endrija  pun mengatakan, tidak sedikit anggaran yang dikucurkan untuk memperbaiki jembatan tersebut, apalagi disarankan perbaikan harus secara menyeluruh.
 
"Artinya perbaikan harus betul-betul matang.
Paling tidak tiang-tiang yang keropos, seluruhnya diganti baru," ucap Endrija. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved