BEASISWA KULIAH

Jadi Kisah Inspiratif, Anak Tukang Bubur Berhasil Raih Beasiswa S2 dan S3 di IPB

Eka Setiawan, anak tukang bubur yang kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB) dari Prodi Biologi Tumbuhan, berhasil mendapatkan beasiswa S2 dan S3.

Jadi Kisah Inspiratif, Anak Tukang Bubur Berhasil Raih Beasiswa S2 dan S3 di IPB
DOK. IPB
Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Eka Setiawan dan keluarga 

TRIBUNBATAM.id - Ternyata berasal dari keluarga sederhana bukanlah pengambat bagi Eka Setiawan.

Eka Setiawan adalah mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dari Prodi Biologi Tumbuhan.

Hebatnya, Eka Setiawan berhasl mendapatkan beasiswa untuk lanjutkan studi S2 sekaligus S3 setelah lulus sarjana di IPB lewat Program Sarjana Unggul (PMDSU) dengan promotor Prof. Tatik Chikmawati.

Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Eka Setiawan dan keluarga
Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Eka Setiawan dan keluarga (DOK. IPB)

Lolos Dari Upaya Pemerkosaan Oleh Tetangga, Karyawati Swalayan Alami Luka Tikaman di Dada

Para Konglomerat di Hong Kong Teriakkan Stop Demo, Harta Tergerus Hingga 15 Miliar

7 Tuntutan Warga Kampung Tirto Mulyo Kota Tanjungpinang Kepada Pemprov Kepri Dalam Aksi Unjuk Rasa

Link Live Streaming Resepsi Pernikahan Roger Danuarta & Cut Meyriska, Senin (26/8) Jam 14.00 WIB

Video Panas Eks Pegawai Bank Durasi Adegan 17 Detik Bikin Syok, Polda Buru Penyebar Klip

Ibu Ahok BTP Dulu Sindir Veronica Tan, Kini Giliran Sifat Asli Puput Nastiti Devi Dibongkar Mertua

Buat Postingan Tentang Demo di Hong Kong, Pramugari Cathay Pasific Dipecat

Eka memiliki ayah bekerja sebagai tukang bubur di daerah Parungbingung Depok sedangkan ibunya berprofesi sebagai pengajar ngaji Taman Pendidikan Al Quran (TPQ).

“Sejak kecil saya sudah ikut ayah yang ketika itu berjualan di daerah Bantargebang Bekasi, kemudian pindah ke daerah Cakung, Jakarta Timur sampai saya berusia lima atau enam tahun," cerita Eka dikutip dari laman resmi IPB.

Tidur di dus karton

"Masih teringat jelas, saat itu dus karton atau bangku panjang yang lebarnya kurang dari 50 cm menjadi kasur yang nyaman untuk kami tidur,” kenang Eka.

Lebih jauh Eka menyeritakan, “ Ayah dan ibu selalu menyemangati saya dan mendoakan saya agar selalu diberi kelancaran dan terus diberikan kesehatan selama studi.
Walau dari berjualan bubur mendapat uang yang pas-pasan tapi ayah selalu mengusahakan segalanya untuk kebutuhan anak-anaknya."

"Dari perjalanan hidup ini saya belajar bahwa Allah tidak akan membebani melebihi batas kemampuan kita, kerjakan terus yang ada toh nanti juga bakal selesai. Tidak perlu khawatir terhadap keadaan apapun, dari mana asalnya dan siapa kita, karena rezeki setiap orang tidak akan pernah tertukar,” ujarnya.

Dalam masa-masa perantauannya, orang tuanya selalu berpesan agar tidak pernah meninggalkan shalat bahkan dalam kondisi sesibuk apapun.

Halaman
12
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved