Anambas Miliki Spot Taman Bawah Laut, Jadi Rujukan Wisatawan Mancanegara, Simak Kekhasannya

Anambas memiliki spot taman bawah laut yang bisa jadi tujuan wisatawan mancanegara. Simak kekhasannya.

Anambas Miliki Spot Taman Bawah Laut, Jadi Rujukan Wisatawan Mancanegara, Simak Kekhasannya
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Pulau Mengkiang Panjang di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Foto 6 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Keindahan alam bawah laut di Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menarik minat wisatawan.
Ketua Napoleon Anambas Dive Centre (NADC) Lionardo mengatakan ada beberapa spot taman bawah laut yang biasa direkomendasikan bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Anambas. ‎
Ada hewan bawah laut (Nudy Brand) yang berjumlah 7 jenis di Anambas‎, hingga iring-iringan ikan Baracuda di Pulau Pahat, Desa Mubur, Kecamatan Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.
Kelompok ikan Baracuda juga ditemukan di Pulau Tokong Belayar, satu pulau terluar di Kecamatan Siantan Utara.
‎NADC merupakan komunitas pencinta bawah laut yang dibentuk Februari 2019.
Selain memandu wisatawan yang ingin menyelam, NADC juga membuka pelatihan dan pendidikan menyelam, termasuk memberikan edukasi kepada penyelam tradisional untuk melakukan penyelaman yang benar. 
Pulau Mengkiang Panjang di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Foto 5
Pulau Mengkiang Panjang di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Foto 5 (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
Kelompok ikan Kuwe atau yang biasa disebut Manyuk oleh masyarakat setempat, dapat ditemukan di pulau ini.
"Selain itu, ada juga spot Kukup Duyung.
Spot ini memiliki terumbu karang dari tubir yang mengarah ke bibir pantai sampai ke laut.
Bentuknya seperti lembah," ujar Lionardo, Jumat (30/8/2019) ‎siang. 
Selain itu, terdapat spot Batu Garam di Nungkat, Kecamatan Palmatak.
Di spot ini, penyelam dapat menemukan kerumunan ikan Hiu yang dapat didekati.
Jarak dari ke dua lokasi ini pun cukup berdekatan.
Taman Nasional Talang Satang
Taman Nasional Talang Satang (sarawaktourism.com)
Dari Tarempa, Pulau Nungkat dapat diakses menggunakan speedboat dengan waktu antara 40 sampai 50 menit. 
Bercengkerama dengan kerumunan ikan dari dekat dapat dirasakan di Pulau Tokong Belayar.
Di satu pulau terluar ini dapat ditemukan ikan Manyuk berukuran hingga 50 centimeter dan ikan Hiu.
Dari Tarempa, pulau ini dapat ditempuh selama 50 menit menggunakan ‎speedboat. 
"Selain itu di Penjalin, Kecamatan Palmatak dan Temburuk, Desa Batu Belah, Kecamatan Siantan Timur juga memiliki spot yang bagus di sana.
Kami juga menanam kembali terumbu karang.
Harapannya adalah potensi wisata Anambas dapat berjalan maksimal," ungkap Lionardo. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved