Pemerintah Pusat Setujui Museum Batam Masuk Inventaris Museum se Indonesia

Pendaftaran Museum Batam ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berlanjut.

Pemerintah Pusat Setujui Museum Batam Masuk Inventaris Museum se Indonesia
Tribun Batam/Argianto DA Nugroho
Gubernur Provinsi Kepri Drs H Muhammad Sani (kanan) beserta Wakil Gubernur Kepri, DR H M Soerya Respationo SH MH usai melaksanakan rapat persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXV di Astaqa Engku Puteri, Batam Center, Jumat (16/5/2014). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pendaftaran Museum Batam ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berlanjut.

Pemerintah menyetujuinya. Hanya saja, namanya nanti bukan Museum Batam.

"Namanya lagi dicari. Kita minta masukan dari berbagai pihak. Siapa nama yang berjasa di Kepri, atau Batam," kata Rudi, Rabu (4/9).

Diketahui, bangunan yang akan menjadi museum ini, merupakan eks Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional di Batam 2014 lalu.

Soal anggaran pembenahannya jadi museum, bisa menggunakan anggaran dari daerah maupun pusat.

"Kalau tak daerah, ya pusat. Kita minta bantuan provinsi juga," ujarnya.

Selain itu, juga diupayakan melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Sedangkan untuk isi museum, Rudi menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

Pembenahan ini, setelah museum itu terdaftar di basis data Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata merespon positif hal ini.

Halaman
123
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved