Brigadir A, Anggota Polres Bintan Postif Narkoba, Tapi Barang Buktinya Malah Tawas

Brigadir A Postif Narkoba, Tetapi Barang Bukti yang diamankan malah tawas atau zat pemutih air.

Brigadir A, Anggota Polres Bintan Postif Narkoba, Tapi Barang Buktinya Malah Tawas
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Wakapolres Bintan, Kompol Dandung Putut Wibowo saat menjelaskan hasil tes urine Brigadir A. 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Resort (Polres) Bintan masih memeriksa anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Toapaya Selatan Brigadir A yang positif menggunakan narkotika dan obat terlarang (Narkoba).

"Brigadir A yang dinyatakan positif menggunakan Narkoba saat ini masih diperiksa Propam Polres Bintan," ujar Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Bintan, Komisaris Polisi (Kompol) Dandung Putut Wibowo, Kamis (05/9/2019).

Dandung juga menjelaskan Brigadir A diperiksa lantaran positif menggunakan Narkoba saat tes urine di tengah penggerebekan warga di sebuah rumah warga di Gesek Desa Toapaya Selatan, Rabu (04/9/2019) sekitar pukul 02.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Buntut Penangkapan Sabu 118,396 Kg, Polres Bintan Periksa Urine Sopir Bus Sekolah di Bintan

Lagi Asik Pesta Sabu Bareng Residivis Narkoba, Oknum Polisi Ini Pucat Pintu Digedor-gedor Warga

Penggerebekan itu dilakukan warga yang menduga beberapa orang berada di dalam rumah sedang asyik memakai sabu

"Atas kecurigaan itu, RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga) setempat melapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Kijang dan kita lakukan tes urine kepada Brigadir A dan positif menggunakan sabu," tutur Dandung.

Kepolisian Resort (Polres) Bintan berhasil menggagalkan penyelundupan sabu di wilayah hukum Polres Bintan.
Kepolisian Resort (Polres) Bintan berhasil menggagalkan penyelundupan sabu di wilayah hukum Polres Bintan. (TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA)

Dari penggerebekan tersebut, warga menemukan benda kristal yang diduga sabu terbungkus di dalam kertas.

Barang tersebut ditemukan di dekat pagar rumah.

Barang bukti itu juga dites kadarnya di Mapolres Bintan disaksikan Wakapolres Bintan dan Ketua RT 14/RW 05 Gesek Desa Toapaya Selatan.

Setelah di tes menggunakan Narkotes (alat tes keaslian narkotika), ternyata barang bukti kristal yang didapati warga tersebut bukan narkotika jenis sabu-sabu melainkan kristalan tawas (zat pemutih air).

Aksi Balap Liar di Bintan Ini Keok Dengan Bhabinkantibmas, Berikut Jumlah Motor yang Diamankan

Jika Berhasil Loloskan Sabu ke Semarang, Fahrul Dijanjikan Upah Rp 50 Juta

"Barang bukti kristalan yang ditemukan warga itu hasilnya negatif dan tidak narkotika jenis sabu-sabu.

Sebab saat diuji warnanya kuning, sementara jika asli narkotika warnanya itu biru," ucap Dandung saat dilakukan pengujian keaslian kristalan yang ditemukan warga.

Dandung juga menambahkan Brigadir A saat ini masih menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bintan.

Sebab tidak ada toleransi untuk kasus seperti ini kendatipun yang menggunakan narkotika itu adalah anggota polisi sekalipun.

Pengungkapan sabu sebanyak 38,66 kilogram oleh Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort (Satresnarkoba Polresta) Barelang Kota Batam. Foto 1
Pengungkapan sabu sebanyak 38,66 kilogram oleh Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort (Satresnarkoba Polresta) Barelang Kota Batam. Foto 1 (TRIBUNBATAM.id/Eko Setiawan)

"Hal ini merupakan keseriusan saya dengan bapak Kapolres Bintan.

Jika ditemukan anggota yang seperti itu kita akan berikan sanksi, walau itu berujung ke pemecatan.

Tapi mengenai barang bukti yang ditemukan warga, saya klarifikasi bahwa bukan sabu-sabu dan kawan-kawan media sudah saksikan sendiri," tegas Wakapolres Bintan itu. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved