HEADLINE TRIBUN BATAM

Buruh Akan Demo Besar-besaran Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Tarif Listrik Juga Naik

Buntut dari defisitnya BPJS Kesehatan yang berimbas kepada naiknya besaran iuran, mendapat penolakan dari berbagai kalangan.

Buruh Akan Demo Besar-besaran Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Tarif Listrik Juga Naik
wahyu
halaman 01 TB 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Buntut dari defisitnya BPJS Kesehatan yang berimbas kepada naiknya besaran iuran, mendapat penolakan dari berbagai kalangan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal bahkan mengatakan, buruh akan demo besar-besaran menentang rencana pemerintah tersebut.

"Pasti ada aksi, kalau pemerintah bersikeras menaikan iuran pasti akan ada perlawanan, pertama melalui gerakan, hukum dan politik," ujarnya, Rabu (4/9/2019).

Said memastikan protes buruh tidak hanya dengan demonstrasi.

Sebab kenaikan iuran BPJS Kesehatan memberatkan masyarakat.

KSPI minta pemerintah memikirkan daya beli dan pendapatan masyarakat.

Sebab dengan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, maka uang masyarakat akan dipotong lebih banyak.

"Misal untuk kelas III naiknya jadi Rp 42.000 kan. Kalau peserta mandiri satu istri, satu suami dan 3 anak, berarti Rp 42.000 kali 5 orang sudah Rp 210.000," kata dia.

Iuran BPJS Naik 100% Per 1 Januari 2020

Bayar Premi BPJS Ketenagakerjaan Rp 16.800 Sebulan, Bisa Terlindungi Selama Kerja

"Bagi orang Jakarta yang upah minimum non buruh Rp 3,9 juta mungkin enggak terasa naik jadi Rp 210.000 keluar. Tapi gimana pekerja di daerah lain dengan UMP yang lebih kecil?" sambungnya.

Protes juga datang dari kalangan pengusaha.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved