BATAM TERKINI

Berkamuflase Mirip Bangunan Kosong, Ruko di Batam Ini Ternyata Markas Penjahat Siber

Sekuriti Ruko Grand Orchid Batam menyebut ruko yang dijadikan markas penjahat kejahatan siber terlihat seperti bangunan kosong.

Berkamuflase Mirip Bangunan Kosong, Ruko di Batam Ini Ternyata Markas Penjahat Siber
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Ruko di Komplek Grand Orachid tempat WNA beraktivitas tampak dipasangi garis line polisi, Rabu (18/9/2019), sore. 

Aktivitas penipuan yang dilakukan puluhan Warga Negara Asing (WNA) di Kota Batam merupakan tindak kejahatan siber internasional.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi kelas 1 khusus Batam, Agung Lucky.

“Itu kejahatan siber, kami tidak punya alat untuk mengetahui itu. Yang punya alat untuk mengetahui itu hanya Polri,” ucap Agung saat dihubungi, Rabu (18/9/2019).

“Mereka ini merupakan korban subjek bebas visa. Orang masuk ke Batam itu kan alasannya bermacam-macam,” lanjutnya.

Agung mengungkapkan saat ini pihaknya sedang berkoordinasi demgan polisi untuk memeriksa paspor puluhan WNA tersebut.

“Kita akan tindak nantinya, bisa kena undang-undang imigrasi dan dan kena undang undang siber,” tungkas Agung.

Puluhan Warga Negara Asing (WNA) yang diamankan unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Barelang, Rabu (18/9/2019)

Ha itu dibenarkan Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo saat melihat 47 WNA yang dikumpulkan di Aula lantai 2 Mapolresta Barelang.

“Sore ini kita mengamankan 47 Warga Negara Asing (WNA) yang berasal dari Cina dan Taiwan.

Mereka diduga melakukan penipuan berkedok bisnis online di wilayah Batam,” ujar Kapolres.

Halaman
1234
Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved