Setelah Viral, BMKG Akhirnya Angkat Bicara soal Fenomena Langit Merah Darah di Jambi

Mengapa kebakaran hutan dan lahan itu bisa menyebabkan langit berwarna merah? Begini penjalasan BMKG

Setelah Viral, BMKG Akhirnya Angkat Bicara soal Fenomena Langit Merah Darah di Jambi
Facebook/ Instagram : makassar_iinfo
Berita viral hari ini - Simak penjelasan BPNP tentang fenomena langit merah 

#Setelah Viral, BMKG Akhirnya Angkat Bicara soal Fenomena Langit Merah Darah di Jambi

TRIBUNBATAM.id - Pembicaraan mengenai fenomena Langit berwarna merah darah di Jambi terus diperbincangkan hingga menjadi viral.

Banyak yang berharap, kondisi baik-baik saja di tengah fenomena langit merah tersebut.

Setelah Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) yang menjelaskan fenomena tersebut,  kini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun angkat bicara.

BMKG, merilis hasil analisis citra satelit Himawari-8 di sekitar Muaro Jambi, Sabtu kemarin, terlihat banyak titik panas dan sebaran asap yang sangat tebal.

Demikian diungkapkan, Kepala Subbidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, Siswanto sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari dari akun Instagram BMKG, Minggu (22/9/2019).

Astronom Indonesia Ungkap Hal Lain Soal Fenomena Langit Merah di Muaro Jambi, Berbahaya?

VIRAL Langit Merah di Jambi, Begini Penjelasan Badan Nasional Penanggulangan Bencana

Kabut Asap dari Riau Selimuti Batam, BMKG Hang Nadim Jelaskan Kondisi Cuaca Besok

Semarak Perayaan Hari Lalu Lintas Bayangkara ke 64 Polda Kepri, Bersihkan Tempat Ibadah

"Asap dari kebakaran hutan dan lahan ini berbeda dari daerah lain yang juga mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla)," kata Siswanto.

Siswanto menambahkan, di wilayah lain yang mengalami kebakaran, pada satelit tampak berwarna cokelat.

Namun, tidak demikian di Muaro Jambi yang justru menunjukkan warna putih.

Hal ini mengindikasikan, lapisan asap yang sangat tebal.

Langit di Muaro Jambi memerah di siang hari
Langit di Muaro Jambi memerah di siang hari (facebook)
Halaman
1234
Editor: Aminnudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved