Gegara Twit soal Hong Kong, Bisnis Miliaran Dolar NBA Terancam Hancur di China

Gara-gara twit petinggi Houston Rockets soal Hong Kong, bisnis liga basket Amerika Serikat, NBA, terancam hancur di China

Gegara Twit soal Hong Kong, Bisnis Miliaran Dolar NBA Terancam Hancur di China
South China Morning Post
Seorang pekerja membongkar bilboard NBA di Shanghai, China, setelah gerakan boikot liga basket Amerika tersebut gara-gara Twitter soal Hong Kong 

TRIBUNBATAM.ID, BEIJING - Gara-gara twit soal Hong Kong, bisnis liga basket Amerika Serikat, NBA, terancam hancur di China. Saat ini baru klub Houston Rockets yang menjadi korban, seluruh produk mereka diboikot oleh semua platform e-commerce di China.

Saat ini NBA masih berusaha keras untuk menyelamatkan masa depannya di China, mengirimkan komisiaoner ke Shanghai dan anggota senior organisasi mereka di China berusaha menyelamatkan bisnis miliaran dolar yang terancam raib dari China.

Zhang Yujun, wakil presiden distribusi media NBA di China mengatakan dalam sebuah pos Weibo pada Selasa malam bahwa pertengkaran mengenai tweet oleh manajer umum Houston Rockets Daryl Morey yang mendukung protes Hong Kong dapat menghancurkan organisasi itu.

"Baru-baru ini, kami memperhatikan bahwa seorang manajer tim masih belum meminta maaf atas komentar media sosial mereka yang tidak pantas yang melukai perasaan orang-orang China," kata Zhang seperti dilansir TribunBatam.id dari South China Morning Post, Rabu (9/10/2019).

Ngga Bisa Kepo Lagi, Instagram Akan Hilangkan Kolom Activity

Pertamina Pastikan Tidak Ada Kelangkaan, Faktanya Banyak Premium Kosong di SPBU

UPDATE Foto-foto Irish Bella Tergolek Lemah Setelah Kematian Bayi Kembar, Pembesuk Membludak

“Ini bisa menyebabkan pukulan yang menghancurkan NBA dan mitra China-nya yang telah berkembang selama 30 tahun terakhir.
Platform e-commerce China sudah memboikot barang dagangan Houston Rockets," katanya.

“Sebagai orang Tionghoa yang lahir dan besar di Tiongkok… Saya ingin memohon kepada semua penggemar bola basket China, organisasi media dan mitra bisnis NBA untuk memberi NBA lebih banyak waktu, dan percaya bahwa manajemen NBA akan menyelkesdaikan masalah ini."

Daryl Morey (USA Today)

CBA dan Shanghai Pudong Development Bank, sponsor utama Houston Rockets, langsung memutuskan hubungan dengan tim tersebut dan semua barang dagangan Houston Rockets telah dihapus dari platform e-commerce Taobao, yang dimiliki oleh raksasa teknologi Alibaba.

Sehari sebelumnya, komisaris NBA Adam Silver membela hak Morey untuk kebebasan berbicara, namun isu Hong Kong adalah hal yang sangat sensitif di China daratan.

"Saya pikir sebagai organisasi berbasis nilai yang ingin saya perjelas ... bahwa Daryl Morey menggunakan kebebasan berekspresi," katanya, seraya menambahkan bahwa ia berharap dapat bertemu Yao Ming, ketua dewan Asosiasi Bola Basket China yang juga mantan pemain Rockets.

"Saya berharap bersama Yao dan saya dapat menemukan titik temu, tetapi dia sedang panas (marah) saat ini dan saya memahaminya," katanya sebelum menuju ke Shanghai, Rabu (9/10/2019) untuk menghadiri pertandingan pramusim dan bertemu dengan para pemangku kepentingan di Tiongkok.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved