Singapura Keluarkan Larangan Iklan Minuman Manis, Apa Penyebabnya?

Singapura telah resmi keluarkan larangan iklan minuman manis baik di portal online ataupun media sosial. Berikut penyebab Singapura larang iklan ini.

Singapura Keluarkan Larangan Iklan Minuman Manis, Apa Penyebabnya?
Kompas.com
Singapura 

TRIBUNBATAM.id - Secara resmi, Singapura telah mengeluarkan larangan atas iklan minuman manis dalam kemasan.

Pemerintah melakukan larangan iklan minuman ini untuk mencegah penyakit diabetes di Singapura.

Hal ini berlaku pada seluruh platform media sosial dan portal online seperti iklan luar ruangan, radio, surat kabar, dan televisi, mendapat larangan iklan minuman manis di Singapura.

Panduan Wisata Lengkap ke Halloween Horror Nights 2019 di Singapura

Tak hanya itu, Kementerian Kesehatan Singapura menyebut, label nutrisi juga akan ditempatkan pada kemasan minuman manis.

Label bertuliskan "Tidak Sehat" akan dicantumkan pada minuman dengan kadar gula sedang hingga tinggi.

Minuman manis memang diketahui punya dampak bagi kesehatan seseorang.

Berbagai penelitian menunjukkan, mengurangi penggunaan minuman manis bisa berpengaruh baik kepada kesehatan seseorang.

Penelitian yang diterbitkan jurnal Perawatan Diabetes yang dilansir oleh Time, mengurangi minuman bersoda maupun minum tanpa pemanis terbukti membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 10 persen.

Sementara, saat konsumsi minum minuman manis ditingkatkan lebih dari setengah porsi per harinya, selama peiode tertentu dalam waktu empat tahun, risiko diabetes tipe 2 juga terbukti meningkat sebesar 16 persen.

Penelitian tersebut didasarkan pada data diet yang dihimpun dari sekitar 160.000 wanita yang berpartisipasi di sebuah studi versi Studi Kesehatan perawat dan hampir 35.000 pria dalam studi Tindak lanjut Profesional Kesehatan.

Halaman
123
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved