Jokowi Minta Semua Menteri Inventarisir Regulasi Berbelit-belit, Termasuk di Batam?
Presiden Joko Widodo meminta para menteri Kabinet Indonesia Maju menginventarisir regulasi yang tumpang tindih dan berpotensi menghambat investasi.
Perlu diingat, tantangan Indonesia di kancah perdagangan global semakin berat terutama pasca perang dagang AS – China yang belum ada tanda akan berakhir.
Indonesia harus mengambil keuntungan dari kondisi ini dengan memberikan alternatif lokasi investasi baru bagi industri yang hengkang dari kedua negara tersebut.
Namun tanpa ada perbaikan daya saing maka sulit untuk mewujudkan keinginan tersebut. Apalagi era Global Value Chain (GVC) saat ini mendorong banyak negara untuk semakin efisien dalam proses produksi.
Proses manufaktur produk tidak lagi bisa berdiri sendiri, semua saling terhubung.
Bagaimana Indonesia bisa bersaing jika kita masih menghadapi problem mendasar dalam sektor logistik dan kepelabuhanan.
Ini masih dialami pelaku industri di Batam, masalah logistik berbiaya tinggi belum juga menemui jalan pemecahan.
Airlangga tidak sendiri, dia dibantu Luhut Panjaitan sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi.
Selama ini publik sudah memaklumi peran strategis luhut dalam mendobrak kebuntuan birokrasi di tingkat pusat dan daerah, terutama bagi investor besar yang ingin menanamkan modal di daerah.
Kolaborasi kedua menteri ini dalam menuntaskan problem birokrasi dan kendala investasi ditunggu oleh Presiden Jokowi, agar Indonesia benar-benar mampu menjadi surga investasi bagi investor global.
Indonesia harus berbenah jika tidak ingin semakin tertinggal.
Tentu saja, kekompakan tim ekonomi juga dibutuhkan dari menteri lain seperti Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian agar menuntaskan harmonisasi regulasi di kawasan khusus, serta sinkronisasi program pembangunan infrastruktur dari kementerian teknis seperti Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, dan Kepala BKPM.
Selamat bekerja untuk Kabinet Indonesia Maju, semoga Indonesia semakin maju dan mampu berkiprah lebih tinggi di regional dan internasional. (*)
*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Minta Menteri Kumpulkan Regulasi yang Tumpang Tindih dalam Waktu 1 Bulan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/presiden-joko-widodo-usai-pelantikan-presiden.jpg)