Mahfud MD Tanggapi Isu Radikalisme, Sebut Kata Radikal Bukan Ditunjukan Pada 1 Agama Saja

Sampai saat ini, pemerintah Indonesia tidak pernah mengatakan kalau Islam merupakan agama yang radikal. Hal tersbeut disampaikan oleh Menteri Koordin

Mahfud MD Tanggapi Isu Radikalisme, Sebut Kata Radikal Bukan Ditunjukan Pada 1 Agama Saja
Tribunnews.com
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Mahfud MD 

Ia mengambil contoh ketika seseorang memiliki hak untuk tidur jam berapun yang mereka mau, namun ketika orang itu bekerja di instansi hak asasinya akan dikurangi.

Seseorang tersebut tidak boleh tidur dari jam 8 sampai jam 1 karena harus bekerja.

Mahfud menyebutkan, jika hak asasi nya tidak mau dikurangi seseorang tersebut diperbolehkan untuk tidak berada didalam oraganisasi itu.

"Oleh sebab itu jika hak asasi anda tidak ingin dikurangi, ya tidak usah bekerja di organisasi ini," tegasnya.

Terkait polemik wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang di instansi pemerintah yang dikemukakan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, Mahfud mengatakan tidak usah diributkan.

"Biarlah ini diselesaikan dengan sebaik-baiknya tidak usah sampai terjadi tegangan yang berlebihan," ungkapnya.

Ditanya mengenai latarbelakang Fachrul Razi dalam wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang, Mahfud menyebut dirinya tidak tahu menahu soal itu.

"Kalau saya tidak tahu, itu Menteri Agama ya," ujarnya.

Ia menambahkan kalau tidak pernah mempermasalahkan mengenai hal itu.

"Orang mau bercelana cingkrang, bercandar, itu hak masing - masing tetapi tidak boleh mengatakan kalo tidak pakai cada tidak pakai celana cingkrang itu kafir," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved