BATAM TERKINI
Paling Banyak dari Singapura, Nilai Impor Batam September 2019 Naik 20,16 Persen
Sesuai data BPS, nilai impor di Batam mengalami kenaikan senilai 20,16 persen dibandingkan Agustus 2019. Barang impor didominasi dari Singapura.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Berbeda dengan nilai ekspor Kota Batam yang mengalami penurunan bulan September 2019 sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, nilai impor justru mengalami kenaikan.
Kepala BPS Kota Batam, Rahyudin mengungkapkan, terjadi kenaikan nilai impor Kota Batam sebesar 20,16 persen.
“Nilai impor tersebut naik mencapai US$ 780,77 juta atau naik 20,16 persen dibanding impor Agustus 2019,” ujarnya, Selasa (5/11/2019).
Untuk impor pada sektor migas, data BPS Kota Batam menunjukkan nilai US$ 2,88 juta atau turun sebesar 66,81 persen jika dibanding Agustus 2019.
Sementara untuk sektor nonmigas pada September 2019, Rahyudin mengatakan naik sebesar 21,33 persen atau mencapai US 777,89 juta jika dibanding bulan Agustus 2019.
“Selama Januari hingga September 2019 impor nonmigas terbesar datang dari golongan barang mesin atau peralatan listrik (85) dengan nilai US$1.781,35 juta,” sebutnya.
• September 2019, Ekspor Batam Turun 12,78 Persen
Sementara untuk negara pemasok barang impor terbesar pada bulan Januari hingga September 2019, data BPS Kota Batam menujukkan bahwa negara Singapura menempati peringkat pertama dengan nilai US$2.404,04 juta.
Ada dua pelabuhan bongkar barang impor terbesar selama bulan Januari hingga September 2019 berdasarkan data BPS Kota Batam.
Pelabuhan Batu Ampar menjadi peringkat pertama dengan nilai impor sebesar US$ 3.904,21, lalu disusul Pelabuhan Sekupang dengan nilai impor sebesar US$ 1.411,73 juga
“Dengan kontribusi keduanya mencapai 93,50 persen dari total impor,” sebutnya. (Tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pelabuhan-kijang_20170405_140906.jpg)