BINTAN TERKINI

Warga Keluhkan Debu Kegiatan Proyek Pemkab Bintan, Takut Terjadi Lakalantas

Pengendara motor mengeluhkan debu tanah yang berceceran di jalan raya, akibat kegiatan proyek Pemkab Bintan. Warga juga khawatir terjadi lakalantas

Warga Keluhkan Debu Kegiatan Proyek Pemkab Bintan, Takut Terjadi Lakalantas
tribunbatam.id/alfandi simamora
Suasana debu dan gundukan tanah kecil yang berada di jalan dekat lampu merah KM 16, Toapaya Selatan, Bintan 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Sejumlah pengendara motor mengeluhkan debu tanah yang bertebaran di sepanjang jalan simpang lampu merah KM 16, Toapaya Selatan, Bintan.

Lokasinya tepat berada di lokasi proyek Pemerintah Kabupaten Bintan.

Pasalnya, sejumlah tanah yang diangkut kendaraan proyek itu terjatuh di jalan raya. Tanah itu lantas menjadi debu tanah dan bertebaran jika angin kencang.

Akibatnya, para pengendara yang melintas di jalan raya tersebut terpaksa menghirup debu tanah yang bertebaran.

"Kalau lewat di lokasi proyek itu, memang debunya minta ampun, apalagi kalau ada kendaraan besar yang lewat. Debu dari tanah itu udah kemana-mana terbang hingga kita pun terpaksa menghirupnya," kata Dadang, salah satu warga Kawal, Kamis (7/11/2019).

Polisi Militer Tanjungpinang Gelar Razia di Toapaya, Ini Sasarannya

Catat, Ini Jumlah Kasus Karhutla yang Terdata di UPTD Damkar Toapaya Bintan

 




Senada disampaikan Sulaiman, warga Toapaya yang kesehariannya melintas di daerah itu. Biasanya dia melintasi jalan raya itu ketika mengantar anaknya bersekolah ke arah kawal.

"Sejak proyek itu mulai beroperasilah debu itu mulai banyak bertebaran jika melintas di sana. Apalagi kalau ada kendaraan besar lewat dan angin kencang, sudah pasti kita bakal menghirup debu tersebut," ucapnya.

Sulaiman mengatakan, debu yang bertebaran di jalan itu berasal dari sisa-sisa tanah yang menempel pada kendaraan proyek dan berserakan di lokasi badan jalan.

"Kalau menurutku sih, seharusnya jika ada sisa-sisa tanah yang menempel pada kendaraan proyek dan berserakan di jalan segera dibersihkan. Jangan dibiarkan begitu saja, hingga menyebabkan debu dan gundukan kecil," terangnya.

Menjelang Penerimaan CPNS Serentak 2019, Apakah Pemkab Bintan Juga Buka Lowongan?

Selain debu, warga juga khawatir terjadi kecelakaan lalulintas di sana akibat sisa tanah yang berserakan.

Sebab kondisi jalan di sana terbilang licin. Ditambah lagi ada gundukan-gundukan kecil akibat tanah yang berceceran.

Kondisi semakin parah, karena lampu traffic light di lokasi mati. 

"Kalau kami sih selaku warga berharap dinas terkait juga memikirkan hal itu. Jangan asyik membangun saja. Memang jalan itu diperbaiki juga untuk kami pergunakan, tapi kan setidaknya efek selama proyek itu berlangsung dipikirkan di lapangan. Apakah dampaknya ada, seperti akan sebabkan debu atau tidak, intinya kita berharap kerjaannya yang rapi," keluhnya.

(tribunbatam.id/ alfandi simamora)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved