Kapolri Ancam Pecat Kapolda-Kapolres yang Minta Proyek ke Pemda

Kapolril Jenderal (Pol) Idham Azis tidak segan-segan mencopot kapolda dan kapolres bila meminta proyek ke pemerintah daerah.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mengikuti rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNBATAM.id -Kapolril Jenderal (Pol) Idham Azis tidak segan-segan mencopot kapolda dan kapolres bila meminta proyek ke pemerintah daerah.

Jenderal Idham Azis mengatakan, isu adanya kapolda dan kapolres yang minta proyek ke pemerintah daerah bukanlah rahasia umum.

Idham mengatakan, ia akan menindak kapolda atau kapolres tersebut dengan mencopot jabatannya.

"Ini memang bukan rahasia umum, saya pernah dinas di luar wilayah ya harus kita tindak, obatnya cuma satu, kita tindak. Saya kira kita mencopot 10 atau 15 kapolres itu tidak goyang organisasi," kata Idham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Idham mengatakan, bukan rahasia umum apabila ada kapolda atau kapolres yang diisukan minta jatah proyek kepada pemerintah setempat.

Oleh karenanya, kata dia, pada rakornas bersama kepala satuan wilayah (kasatwil), ia mengingatkan agar mereka tak meminta jatah proyek.

"Makanya saya tidak ragu mengatakan waktu di depan rakornas kepada para kasatwil," ujar Idham. 

Pernyataan Idham tersebut menanggapi anggota Komisi III dari Fraksi PDI-P Trimedya Panjaitan yang mengimbau agar kapolda dan kapolres tak menyusahkan kepala daerah dengan meminta jatah proyek.

"Tolong dicek, apakah jalan perintah kabid propam itu dan apa yang disampaikan Presiden Jokowi, kapolda, kapolres jangan menyusahkan bupati, itu memang fakta yang tak terbantahkan," kata Trimedya.

Sebelumnya Presiden Jokowi geram mendapat laporan banyaknya oknum polisi dan jaksa yang memeras pengusaha.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved