Plt Gubernur Kepri, Isdianto Kirim Surat ke KPK. Minta Waktu Jenguk Nurdin Basirun

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto memastikan akan datang bila diberi kesempatan untuk menjenguk Nurdin Basirun.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto Kirim Surat ke KPK. Minta Waktu Jenguk Nurdin Basirun
TRIBUNBATAM.id/Endra
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto berkirim surat beberapa kali ke KPK. Isdianto ingin KPK memberikan waktu agar dapat menjenguk Gubernur Kepri non aktif, Nurdin Basirun. 

TRIBUNBATAM.id,BATAM - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto mengaku sudah beberapa kali berkirim surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Bukan tanpa alasan orang nomor satu di Provinsi Kepri itu berkirim surat ke KPK

Isdianto ingin KPK memberikan waktu agar dapat menjenguk Gubernur Kepri non aktif, Nurdin Basirun. 

Gubernur nonaktif Kepri, Nurdin Basirun dijadwalkan akan menjalani sidang pertamanya terkait kasus suap izin reklamasi di Kota Batam pada pekan depan, Rabu (4/12/2019).

Hal ini terpantau pada situs resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Disebutkan, Nurdin akan disidang di ruangan Kusuma Admadja.

SELAIN Nurdin Basirun, Sidang Perdana Kock Meng Juga Digelar Pekan Depan

"Sudah beberapa kali kirim surat ke KPK. Saya hanya meminta diberikan waktu untuk menjenguk Beliau," tegasnya usai menghadiri agenda pertemuan advokasi oleh BKKBN Kepri di BCC Hotel, Kamis (28/11/2019). 

Isdianto memastikan dirinya akan datang bila diberi kesempatan untuk menjenguk sahabatnya itu, khususnya pada sidang terkait dugaan suap reklamasi di Batam yang menjerat Nurdin Basirun. 

Dalam sidang perkara suap reklamasi yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (2/10/2019) lalu, Gubernur nonaktif Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun disebut menerima suap sebesar Rp 45 juta dan 11.000 dollar Singapura dari pengusaha bernama Kock Meng dan seorang nelayan bernama Abu Bakar.

Hal itu diungkapkan oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam surat dakwaan Abu Bakar.

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved