NGOPI BARENG TRIBUN

Ketua PHRI Kepri: Kisruh Taksi Online dan Konvensional Mengiris Hati Kami

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Tupa Simanjuntak menyampaikan unek-uneknya terkait keributan antara taksi online dan konvensional.

Ketua PHRI Kepri: Kisruh Taksi Online dan Konvensional Mengiris Hati Kami
Tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kepri, Tupa Simanjuntak 

Ketua PHRI Batam: Kisruh Taksi Online dan Konvensional Mengiris Hati Kami

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tribun Batam menggelar diskusi bersama 6 Balon Walikota Batam yang akan maju dalam Pilwako 2020 dalam tajuk Ngopi Bareng di Excelco Cafe, Tiban, Batam, Minggu (8/12/2019).

Dalam diskusi tersebut kisruh antara taksi online dan konvensional juga disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepri Tupa Simanjuntak.

“Saat ini permasalahan taksi online dan konvensional sangat mengiris hati kami para pelaku usaha di bidang hotel dan restoran, saya berharap para bakal calon memiliki langkah konkret untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Menanggapi hal itu bakal calon Walikota Haris Lambey yang berlatar belakang sebagai Polisi angkat bicara.

"Saya setuju. Pariwisata Kota Batam teriris oleh pertikaian antara taksi online dan konvensional yang terjadi beberapa waktu lalu," ujar Haris

Ia juga mengatakan, konflik yang terjadi antara keduanya tersebut tidak hanya berpengaruh pada wisatawan lokal tetapi wisata mancanegara.

Lukita dan Candra Bicara Konsep Ekonomi Kerakyatan dan Wisata Batam saat Ngopi Bareng Tribun

"Itu sudah saya sampaikan kepada masyarakat dan teman-teman apalagi kita berbatasan dengan Malaysia dan Singapurakarena ketika terjadi konflik maka akan berpengaruh kepada masyarakat internasional bukan lagi kepada masyarakat Batam sendiri karena melihat Batam sebagai kota yang tidak aman," ujar Haris.

Ia juga mengungkapkan, dirinya pernah berdiskusi dengan pelaku taksi online dan mereka mengeluhkan konflik berkepanjangan tersebut yang sudah tiga tahun belakangan terjadi.

"Saya juga pernah bertemu denga beberapa komunitas driver online den mereka juga mengatakan masalah konflik tersebut sudah terjadi lebih kurang tiga tahun belakangan," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved