Anggota TNI Jadi Korban Pengeroyokan, Polisi Bentuk Tim Khusus dan Periksa 10 Orang Saksi

Aparat kepolisian telah memeriksa 10 orang saksi untuk mengusut kasus pengeroyokan yang menimpa Prada Abdul Mujib, anggota Yonif Mekanis 521. Korban t

Editor: Eko Setiawan
istimewa
Ilustrasi - Pengeroyokan orang tak dikenal 

TRIBUNBATAM.id - Anggota TNI menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang. 

Sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan, setidaknya 10 orang sudah dimintai keterangan.

Aparat kepolisian telah memeriksa 10 orang saksi untuk mengusut kasus pengeroyokan yang menimpa Prada Abdul Mujib, anggota Yonif Mekanis 521. Korban terluka di bagian kepala sebelah kanan akibat dikeroyok massa yang diduga dari perguruan silat.

Penggunaan Sunblock Sehari-hari Bakal Jadi Tren Skincare di 2020, Ini Rekomendasinya

Komplen Kerusakan Paket yang Dikirim, Purnama Malah di Keroyok Petugas Loket Bus ALS

Disambut Isdianto, Para Ulama Besar Datang ke Tanjungpinang, Ini Tujuannya

Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana menjelaskan, sejauh ini masih belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami memohon doa dan bantuan masyarakat semoga pelakunya segera dapat diamankan," tandas AKBP Miko Indrayana kepada awak media saat melakukan peninjauan di Gereja Pohsarang, Rabu (25/12/2019).

Untuk mengusut pelakunya telah dibentuk tim khusus gabungan TNI dan Polri.

"Setiap yang bersalah akan dihukum. Kita tidak toleransi pada hal-hal yang bersifat anarkisme," tandasnya.

Apalagi anggota TNI yang menjadi korban pengeroyokan sedang bertugas melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, namun korban malah dianiaya.

Peristiwa yang menimpa Prada Abdul Mujib berlangsung di Jl Ahmad Yani, Kota Kediri, Sabtu (21/12/2019) malam.

Tutup Piala Soeratin U17 di Bintan, Isdianto Minta Pembangunan Tribun Disegerakan

Saat itu korban bermaksud untuk melerai, melihat ada keributan antara pengendara motor dengan rombongan massa yang diduga rombongan pendekar di Jl Ahmad Yani, Kota Kediri.

Namun massa tampaknya tidak terima sehingga melakukan perlawanan yang mengakibatkan korban terluka.

Kericuhan ini berlangsung saat rombongan massa pulang dari melihat pertunjukan musik di Taman Tirtoyoso.

Rombongan yang berjumlah ratusan pengendara sepeda motor itu kemudian melakukan konvoi yang melewati Jl Ahmad Yani hendak ke arah Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).

Namun di jalan ada insiden dengan pengendara motor yang kemudian hendak dilerai oleh korban.

Rombongan massa kemudian meneruskan perjalanan ke kawasan Monumen SLG.

Aparat kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk membubarkan massa.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Usut Kasus Anggota TNI Dikeroyok Massa di Kediri, Polisi Periksa 10 Saksi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved