Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma Datangi Warga Penerima Rehab Rumah

Wakil Wali kota Tanjungpinang, Rahma melihat langsung pembangunan rumah Nenek Salmah yang mendapat bantuan program rehab rumah dari pemerintah.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
tribunbatam.id
Wakil Wali kota Tanjungpinang, Rahma saat melihat kondisi rumah nenek Salmah usai dilakukan pembangunan, Selasa (14/1/2020) 

TRIBUNBATAM.id,TANJUNGPINANG -Impian Nenek Salmah untuk memiliki rumah yang layak huni bakal terwujud. 

Rumah warga Jalan Bakar Batu Gang Amanah, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri masuk dalam program rehab rumah pemerintah. 

Wakil Wali kota Tanjungpinang, Rahma melihat langsung pembangunan rumah Nenek Salmah ini. 

Wakil Wali kota Tanjungpinang, Rahma saat melihat kondisi rumah Nenek Salmah usai dilakukan pembangunan, Selasa (14/1/2020).
Wakil Wali kota Tanjungpinang, Rahma saat melihat kondisi rumah Nenek Salmah usai dilakukan pembangunan, Selasa (14/1/2020). (tribunbatam.id)

Rahma menyebut, melalui program RTLH dapat membantu warga Tanjungpinang yang rumahnya tidak layak huni. 

"Alhamdulillah dengan usaha dan kerja keras, kini rumah nenek Salmah sudah dibangun dan semoga dapat lebih layak lagi,"sebutnya, Selasa (14/1/2020).

Tidak hanya fokus terhadap rumah warga yang tidak layak huni. Pemerintah Kota Tanjungpinang berencana menatap kembali Pasar Bintan Center menjadi pasar sehat.

Rencana tersebut mencuat ketika Wakil Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma bersama rombongan Tim Kota Sehat meninjau pasar tersebut, Sabtu (9/3/2019) siang.

"Kami ingin menjaga kenyamanan para pengunjung dan penghuni pasar ini," kata Rahma usai meninjau Pasar Bintan Center.

 Hadapi Kemarau, Masyarakat Tak Perlu Tunggu PDAM, Ini Solusi yang Ditawarkan Wali Kota Tanjungpinang

 Mudah dan Cepat menular, Wali Kota Tanjungpinang Ajak Masyarakat Cegah TBC

 Wali Kota Tanjungpinang Lantik 63 Pejabat Eselon III dan VI, Ini Daftar Lengkapnya

 Walikota Tanjungpinang Syahrul Akui Masih Banyak yang Belum Dipaham OPD Terkait TP4D

Rahma mengingatkan para pedagang supaya tidak meletakkan kotak fiber itu di atas meja lapak. Karena, tempat kotak fiber itu harus berada di bawah dan belakang meja lapak.

"Kotak fiber tidak boleh ditimbun sampai dua kotak di atas meja lapak, di jalan masuk dan lorong. Nanti kotak itu menghambat gerak para pengunjung," imbauan Rahma.

Imbauan tersebut semata-mata bertujuan untuk menciptakan rasa nyaman bagi pengunjung pasar. Rahma menyakini, jika rasa nyaman ini diciptakan oleh para pedagang maka pengunjung pun akan semakin memilih Pasar Bintan Center sebagai tempat belanja mereka.

"Saya juga mengimbau pengelola pasar untuk memperhatikan tempat parkirnya," ungkap Rahma.

Misalnya, lokasi mana dijadikan tempat parkir kendaraan beroda dua dan roda empat, di mana jalur masuk dan keluar kendaraan serta lokasi bongkar muat barang.

"Selain itu, kebersihan juga harus dijaga. Karena kami ingin menjadi ini sebagai pasar sehat," tegas Rahma.

Wakil Wali Kota Tanjunginang ini mengatakan Pasar Bintan Center pernah menjadi pasar terbaik ke dua di seluruh Indonesia. Status tersebut hendak dipertahankan oleh Pemko Tanjungpinang di waktu yang akan datang.

"Letak Pasar Bintan Center sangat strategis karena dikelilingi oleh perumahan. Semoga pasar ini menciptakan rasa nyaman bagi semua orang yang datang," harap Rahma.(Tribunbatam.id/Endrakaputra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved