HUMAN INTEREST

Berburu Ikan Dingkis saat Imlek, Nelayan Belakangpadang Batam Ini Pernah Dapat Rp 300 Juta Sehari

Perayaan Imlek menjadi momen bagi nelayan di Kecamatan Belakang Padang, Batam untuk mengumpulkan rezeki nomplok dengan cara berburu ikan dingkis.

Berburu Ikan Dingkis saat Imlek, Nelayan Belakangpadang Batam Ini Pernah Dapat Rp 300 Juta Sehari
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Nelayan berburu ikan dingkis di Pulau Pecong, Belakang Padang, Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Nelayan di Kecamatan Belakangpadang, Batam ketiban rezeki nomplok saat perayaan Imlek dari berburu ikan dingkis.

Ikan yang banyak dicari saat Imlek tiba itu, ibarat harta karun yang bisa memberikan penghasilan berlipat ganda.

Bukan tanpa hal, lantaran ikan ini harganya bisa melambung tinggi hingga ratusan ribu per kilo dari biasanya hanya puluhan ribu per kilo.

"Inilah momen yang kami tunggu-tunggu setiap tahunnya, yakni perayaan hari Imlek," ucap Basri (42) seorang penampung ikan Dingkis dari kelong nelayan.







Momen perayaan Imlek menjadi kesempatan emas bagi para nelayan di Kecamatan Belakang Padang untuk memburu ikan dingkis.

"Saya hanya pembeli alias penampung," kata dia sembari memacu pompong yang dikemudikan Basri memasuki selat antar selat mencari kelong nelayan, Jumat (24/1/2020).

Wajar bila nelayan menyebut ikan dingkis sebagai harta karun dari lautan.

Pasalnya, saat Imlek tiba, harga ikan ini bakal melambung tinggi dan bisa hingga tembus Rp 500 ribu per kilogram.

Menurut pengakuan nelayan, ikan dingkis memang lebih spesial setiap menjelang Imlek.

Sebab hanya di waktu itulah masa ikan dingkis bertelur, baunya pun tidak amis seperti biasanya.

Tidak heran, bila kemudian masyarakat Tionghoa di pesisir Malaka percaya mengonsumsi ikan Dingkis saat Imlek akan membawa keberuntungan di sepanjang tahun berikutnya.

Halaman
1234
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved