IMLEK 2020

Ini Asal Mula dan Sejarah Kue Keranjang, Makanan Khas saat Perayaan Tahun Baru Baru Imlek

Ini Asal Mula dan Sejarah Kue Keranjang, Makanan Khas saat Perayaan Tahun Baru Baru Imlek

Ini Asal Mula dan Sejarah Kue Keranjang, Makanan Khas saat Perayaan Tahun Baru Baru Imlek
Resephariini.com via Tribun Jatim
Ilustrasi/ Ini Asal Mula dan Sejarah Kue Keranjang, Makanan Khas saat Perayaan Tahun Baru Baru Imlek 

Ini Asal Mula dan Sejarah Kue Keranjang, Makanan Khas saat Perayaan Tahun Baru Baru Imlek

TRIBUNBATAM.id - Tahun baru warga Tionghoa, atau dikenal tahun baru imlek tahun ini jatuh pada 25 Januari 2020.

Dibalik perayaan tahun baru imlek, ternyata banyak tradisi, makna hingga asal usul perayaan imlek.

Salah satu ciri khas perayaan Tahun Baru China atau Imlek adalah keberadaan makanan manis yang disebut sebagai Kue Keranjang.

Di negeri asalnya, kue kenyal dengan dominasi rasa manis ini disebut sebagai Nian Gao.

Keberadaan kue keranjang telah berusia ribuan tahun.

Sejak China masih berbentuk dalam beberapa kerajaan-kerajaan.

Dikutip dari China Highlight kue ini awalnya merupakan persembahan dalam ritual upacara adat, namun perlahan berubah menjadi makanan khas di festival musim seni.

 6 Makna Warna Barongsai Serta Jenisnya yang Kerap Tampil di Perayaan Imlek, Dari Merah sampai Kuning

 Tahun Baru Imlek 2020 - Ini 4 Shio Paling Sial di Tahun Tikus Logam, Shio Tikus Nasib Buruk

Sejarah kue keranjang

Proses pembuatan kue keranjang di industri rumah tangga milik Tan Joe Lie di di Jalan Veteran Gang Syukur 3, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (8/2/2018). Kue keranjang merupakan penganan khas berbahan dasar ketan dan gula pasir yang selalu tersaji setiap perayaan Imlek.
Proses pembuatan kue keranjang di industri rumah tangga milik Tan Joe Lie di di Jalan Veteran Gang Syukur 3, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (8/2/2018). Kue keranjang merupakan penganan khas berbahan dasar ketan dan gula pasir yang selalu tersaji setiap perayaan Imlek. (KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN)

Menurut cerita, pada musim semi dan musim gugur (722–481 SM), China terbagi menjadi beberapa kerajaan kecil dan orang-orang menderita karena perang.

Halaman
123
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved