Dapat Suntikan Dana, Wakil Ketua II DPRD Batam Bantah McDermott Pailit
Baru dapat suntikan dana, Wakil Ketua II DPRD Batam Ruslan Ali Wasyim membantah kabar McDermott pailit.
BATAM.,TRIBUNBATAM.id - McDermott Indonesia di Batam, Provinsi Kepri menjadi sorotan.
Itu setelah beredar kabar kalau perusahaan yang berlokasi di Batu Ampar, Kota Batam ini mengalami pailit.
Wakil Ketua II DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim bereaksi atas kabar tersebut.
Bertemu dengan Vice President Asia Pasific for McDermott, Ian Presscott beberapa waktu lalu, Ruslan membantah kabar bangkrutnya perusahaan itu.
"Tidak ada itu (collapse), tak ada persolan. Gaji pegawai pun sampai saat ini belum ada yang terganggu," tegasnya kepada TribunBatam.id, Kamis (30/1/2020).
• Dipangkas Jadi 3 Hari, BKPSDM Ubah Jadwal SKD CPNS Anambas 2019
• Kepala BP Batam Kunjungi McDermott yang Dikabarkan Pailit dan Ungkap Fakta Sebenarnya
Bahkan menurutnya, Ian Presscott sendiri menyebut jika McDermott kini tengah berada di Chapter 11.
Sesuai Bab 11 Undang-Undang Kepailitan Amerika Serikat, jika suatu perusahaan berada di Chapter 11 maka status perusahaan itu sendiri mendapat perlindungan agar terhindar dari Kepailitan melalui pemberi pinjaman dan para pemegang obligasi.
"McDermott justru baru saja mendapat suntikan dana. Bahkan, perusahaan sekelas American Express dan DHL juga pernah memberikan suntikan dana untuk perusahaan yang berada di Chapter 11. Kalau mereka (McDermott) bangkrut itu kategorinya jika di Chapter 7," ungkapnya.
Ruslan mengatakan, McDermott sendiri sedang didukung penuh agar kondisi keuangan perusahaannya kembali sehat.
"Karena kalau dibilang McDermott pailit, kami kaget juga. Pasalnya, perusahaan ini jadi ikon besar di Batam," ucapnya.
Bahkan kabar McDermott bangkrut baginya akan mengganggu iklim investasi di Batam.
Selain itu, efek domino kebangkrutan McDermott di Batam juga akan sangat berdampak pada angka lapangan kerja.
"Kalau benar (collapse), pengangguran bertambah," paparnya.
Selain itu, hal ini juga akan berdampak bagi ekonomi warga sekitar perusahaan besar ini, seperti usaha warung makan dan lain sebagainya.
Ruslan tidak mengelak kalau pihak McDermott mengeluhkan Upah Minimum Kerja (UMK) di Kota Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09102019_ruslan-ali-wasyim.jpg)