Kenakan Seragam Pemadam Kebakaran Lengkap, Anak TK Permata Bintan Kunjungi UPT Damkar Toapaya

Sebanyak 32 anak Taman Kanak Kanak (TK) Permata Bintan tampak antusias ketika petugas Unit Pelaksana Tugas (UPT) Damkar Toapaya memberi penjelasan

TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
Anak-anak dari TK Permata Bintan mendengarkan arahan dari Tim UPT Damkar Toapaya, Bintan, Senin (3/2/2020). 

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri belum juga tuntas.

Awal tahun 2020, setidaknya belasan Hektare lahan dan hutan hangus dilalap api. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Toapaya, Nurwendi menuturkan, belasan hektare lahan dan hutan yang terbakar di Wilayah Bintan di bulan Januari 2020 kemarin di perkirakan mencapai 15 Hektare.

"Lokasi karhutla kebanyakan terjadi di simpang Gesek Km 24, Bukit Zaitun Kangboy, Galang Batang, Trikora dan di daerah Toapaya," ucapnya, Minggu (2/2/2020).

Nurwendi menyebutkan, UPT Damkar Toapaya baru menangani karhutla di wilayah Galang Batang, Sabtu (1/2/2020) kemarin.

Satu unit mobil damkar diturunkan untuk memadamkan api di lokasi kebakaran yang terjadi di beberapa titik.

"Namun karena titik kebakaran berada di tengah hutan serta tidak ada akses jalan untuk menjangkau lokasi kebakaran. Kami tidak bisa memadamkan api dan kebakaran masih terjadi di bagian tengah hutan Galang Batang tersebut," ungkapnya.

Nurwendi menduga, karhutla yang terjadi di beberapa lokasi di Bintan terdapat unsur kesengajaan.

"Hutan yang kondisinya sudah kering akibat kemarau sangat mudah terbakar," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Agus Hasanuddin menuturkan, pihaknya tidak tinggal diam atas karhutla yang terjadi di wilayah Bintan di 2020.

Pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab dan siapa pelaku dibalik karhutla tersebut.

Halaman
1234
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved